Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Kompol Hadapi Massa yang Marah di Kwitang, Teriak "Tak Ada Kesengajaan" Lindas Ojol


Jakarta Media Duta,- 
 lPerwakilan Brimob bernama Kompol Anton Asrar menemui massa yang berdemo di depan Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025).

 Pengamatan di lokasi, Kompol Anton menemui massa didampingi oleh Asintel Kaskostrad Brigjen TNI Muhammad Nas. 

 Namun, posisi mereka terlihat lebih tinggi dari massa yang hadir. Baca juga: Temui Massa, Perwakilan Brimob Minta Maaf dan Mengaku Tak Sengaja Lindas Ojol Menggunakan pengeras suarasuara.

 Kompol Anton mengucapkan permintaan maaf atas insiden terlindasnya pengemudi ojek online (ojol) oleh kendaraan taktis (rantis) Brimob di Jalan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025). 


Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis, Pengamat: Maaf atau Santunan Saja Tak Cukup Kendaraan Taktis Brimob Melindas Pengemudi Ojek Daring hingga Tewas, 7 Polisi Diperiksa 

Permintaan maaf itu disampaikan Kompol Anton dengan berteriak. 

Hal ini terlihat dari urat yang muncul di lehernya saat menyampaikan permintaan maaf ke massa aksi. Dia berteriak agar pernyataan itu didengar massa. Sebab, kondisi di depan Mako Brimob siang ini dipenuhi massa. 

 Belum lagi, saat Kompol Anton menyampaikan pernyataan banyak terdengar teriakan dari massa. "Kami minta maaf, sekali lagi kami minta maaf. Tidak ada kesengajaan dari kami," ujar Kompol Anton. 

 Mendengar hal itu, massa langsung berteriak dan suasana makin memanas.Polisi yang Lindas Ojol Pakai Rantis Asintel Kaskostrad Brigjen TNI Muhammad Nas sempat meminta massa tenang dan mendengarkan pernyataan dari Kompol Anton. 

"Tenang, tenang, tenang," kata Muhammad Nas kepada massa. Kompol Anton menambahkan, saat ini sudah ada tujuh anggota Brimob yang ditangkap dan ditahan terkait peristiwa ojol terlindas rantis Brimob. 

 "Dalam hal ini Kapolri telah menemui orangtua daripada korban.Sudah ada 7 orang anggota Brimob yang diamankan di Polda Metro Jaya," ujar Kompol Anton. "Sudah dibawa ke Polda Metro Jaya. Nanti akan dirilis oleh Polda Metro Jaya. 

Nanti biar pihak Polda Metro Jaya yang merilis," sambung dia. Usai pernyataan itu, kondisi depan Mako Brimob Kwitang makin riuh. Massa terus meneriaki Kompol Anton.

Mobil lapis baja itu lantas melindas seorang pengendara ojek online yang tengah berusaha lari dari kerumunan. Peristiwa itu membuat massa yang semula bubar kembali mengerubungi mobil rantis.

 Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis, Pengamat: Maaf atau Santunan Saja Tak Cukup Kendaraan Taktis Brimob Melindas Pengemudi Ojek Daring hingga Tewas, 7 Polisi Diperiksa .

 Meski begitu, kendaraan tersebut tetap melaju dan meninggalkan lokasi tanpa menghiraukan korban. Massa pun geram dan memukuli mobil milik Koprs Brimob itu, sebagian massa bahkan mengejar mobil tersebut.

 Kapolri minta maaf Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta maaf atas peristiwa kendaraan taktis (rantis) Brimob Polri yang melindas seorang pengemudi ojek online (ojol) usai demo di Jakarta, Kamis (28/8/2025) malam.

 Sigit mengaku menyesali peristiwa perlindasan itu. “Saya menyesali terhadap peristiwa yang terjadi dan mohon maaf sedalam-dalamnya," ujar Sigit, Kamis.

 Dia pun memerintahkan Divisi Profesi dan Pengamanan Polri untuk melakukan penanganan lebih lanjut. (*)

Posting Komentar untuk "Kompol Hadapi Massa yang Marah di Kwitang, Teriak "Tak Ada Kesengajaan" Lindas Ojol"