Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Mendagri Sebut Anggaran Jadi Penghambat Pemekaran Bone Selatan

 

 Makassar Media Duta,- Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Bone Selatan masih harus menunggu waktu.Hal ini disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Tito Karnavian menjelaskan saat ini usulan DOB menumpuk di Kemendagri."Di tempat saya itu udah nunggu 342 lebih usulan, masalahnya kan anggarannya," ujar Tito saat ditanyai soal DOB Bone Selatan di Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakkukang, Makassar pada Kamis (11/9/2025) sore.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat ditemui di Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakkukang, Makassar pada Kamis (11/9/2025) sore. Persoalan anggaran masih jadi penghambat terbentuknya DOB kabupaten/kota 

Tito mengaku pemekaran daerah butuh anggaran besar.Sebab pembangunan infrastruktur wajib dimulai dari awal. Belum lagi merekrut tenaga Aparatur Sipil Negara (ASN)

"Setiap pemekaran butuh anggaran. Di 2014 di moratorium karena anggaran. Karena untuk membangun satu provinsi, kabupaten, kota itu butuh anggaran bangunan kantornya, merekrut tenaga ASN, operasionalisasinya. Jadi doain aja," lanjutnya.

Tito mengakui persoalan anggaran jadi utama dalam pembentukan DOB. Apalagi, pemerintah saat ini sedang menjalani efisiensi anggaran.

Wakil Bupati Bone Andi Akmal menilai pembentukan DOB mampu mempercepat pemerataan pembangunan dan pelayanan publik di wilayah Kabupaten Bone, khususnya di wilayah selatan.

“Ini memang pembentukan Kabupaten Bone Selatan itu setiap tahun kita siapkan dana untuk pengkajian,” ujar Akmal di Bone beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan, selama moratorium DOB belum dicabut oleh pemerintah pusat, maka proses pemekaran belum bisa dilanjutkan.

“Karena kita juga menunggu masa moratorium dicabut. Selama itu belum dicabut, belum bisa,” ujarnya.

Andi Akmal menilai, dari sisi kelayakan ekonomi, jumlah penduduk, dan luas wilayah, kawasan selatan Bone sudah sangat layak untuk dimekarkan.

Ia memberi contoh keberhasilan pemekaran wilayah Luwu Raya yang kini terbagi menjadi empat kabupaten.

“Sementara pusat melihat pembagian anggaran itu berdasarkan jumlah kabupaten. Memang ada kelebihan sedikit karena jumlah penduduk dan ASN banyak, tapi secara hitungan tetap per kabupaten,” jelasnya.

Menurutnya, wilayah Bone saat ini sangat luas dengan infrastruktur jalan yang rusak mencapai lebih dari 1.000 kilometer.

Hal itu menjadi beban berat karena anggaran hanya dihitung untuk satu kabupaten.Dirinya mengakui, salah satu faktor lambatnya pembangunan di Bone adalah keterbatasan anggaran.(Faqih Imtiyaaz)

Posting Komentar untuk "Mendagri Sebut Anggaran Jadi Penghambat Pemekaran Bone Selatan"