Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Lima Pelajaran Pahit Iran Yang Bikin China Siap Siaga


Tahukah Kamu?,

 GEOPOLITIK - Tragedi gempuran militer Amerika Serikat dan Israel yang sukses menembus jantung pertahanan Iran hingga menewaskan Ayatollah Ali Khamenei ternyata membawa guncangan hebat ke seluruh penjuru dunia. 

Di ujung timur sana... naga raksasa Asia alias China ternyata diam diam menjadikan kematian rezim Teheran ini sebagai bahan study tour militer yang sangat berharga.

Lewat akun pers resmi angkatan bersenjatanya... China merangkum lima pelajaran brutal dari jatuhnya Iran yang wajib dicatat oleh seluruh negara berkembang, termasuk Indonesia.

Mari kita bedah satu per satu analisis tajam dari militer Beijing ini...

1. Musuh Dalam Selimut Adalah Ancaman Paling Mematikan.

China dengan sangat jeli menyoroti bahwa kehancuran terbesar justru datang dari pengkhianatan internal. Coba bayangkan... intelijen Israel sampai bisa membobol dan mengendalikan hampir seluruh kamera CCTV di ibu kota Teheran sebelum serangan mematikan itu terjadi! 

Ditambah lagi adanya kelompok anti pemerintah di dalam negeri yang terus menggerogoti negara dari dalam. Musuh terbesar ternyata bukan rudal asing, melainkan orang orang di sekitarmu yang rela menjual negara sendiri.

2. Kesalahan Paling Mahal: Percaya Buta Pada Perdamaian.

Terlalu lama berharap pada meja perundingan dan berkhayal bahwa musuh akan berbelas kasih adalah sebuah kesalahan yang berujung maut. Di dunia geopolitik yang kejam ini... "iman buta pada perdamaian" justru akan membuat pertahananmu lengah dan mengundang serigala masuk ke dalam rumah.

3. Realita Paling Dingin: Logika Kekuatan Militer.

Lupakan soal moralitas atau keadilan di pengadilan internasional. Realita paling dingin di lapangan adalah... siapa yang memiliki peluru, rudal, dan teknologi militer yang paling canggih, dialah yang berhak mendikte hasil akhir peperangan. Kekuatan tembakan adalah satu satunya hukum yang diakui.

4. Paradoks Paling Kejam: Ilusi Kemenangan Semu.

Ini adalah sindiran super keras dari China untuk Amerika Serikat dan sekutunya. Menghancurkan ibu kota dan membunuh pemimpin negara musuh mungkin terlihat seperti kemenangan telak di awal. 

Tapi jangan lupa... intervensi militer barat di Irak, Suriah, dan Libya selalu berujung pada jebakan perang berdarah berkepanjangan yang justru menguras habis kantong Paman Sam.

5. Kemandirian Mutlak Sebagai Harga Mati Kedaulatan.

Pelajaran terakhir sekaligus yang paling menohok: jangan pernah berkhayal akan diselamatkan oleh negara lain! Berdiri di kaki sendiri adalah satu satunya tameng keselamatan sejati. Menariknya... 

Presiden kita, Prabowo Subianto, ternyata sudah mencium gelagat ini jauh jauh hari dengan terus mendesak agar Indonesia segera berdikari karena tidak akan ada satupun bangsa asing yang mau berkorban saat negara kita hancur.

Posting Komentar untuk "Lima Pelajaran Pahit Iran Yang Bikin China Siap Siaga"