Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dikabarkan tengah melakukan pengejaran terhadap sekitar 11 ribu tentara Amerika Serikat yang berada di wilayah Timur Tengah, di tengah berkembangnya perang antara AS–Israel dengan Iran.
Intelijen IRGC dilaporkan telah mengeluarkan pernyataan yang menyerukan warga kawasan Timur Tengah untuk memberikan informasi mengenai keberadaan para tentara AS tersebut.
"Organisasi intelijen IRGC menyerukan informasi tentang pasukan AS di seluruh wilayah. Badan intelijen IRGC telah menyerukan kepada warga di seluruh wilayah untuk menemukan 11.000 tentara AS yang tinggal di hotel dan akomodasi pribadi," tulis Al Jazeera mengutip laporan Tasnim.
Dikutip dari Al Jazeera pada hari Jumat (13/3/2026), dalam pesan yang sama IRGC juga mengklaim bahwa tentara AS berupaya “menggunakan saudara-saudara Arab kita sebagai perisai manusia.” Selain itu, lembaga tersebut juga meminta masyarakat agar tidak memberikan perlindungan kepada tentara-tentara AS di tengah situasi perang yang sedang berlangsung.
Dalam pernyataannya, IRGC bahkan menyebutkan pasukan Amerika Serikat sebagai teroris.
--------------------


Posting Komentar untuk "Garda Revolusi Islam Iran Dikabarkan Melakukan Pengejaran 11 ribu Tentara AS"