Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Tentara Perancis Tewas Ditengah Perang Iran VS Israel- AS


Seorang tentara Prancis tewas dalam serangan pesawat nirawak di sebuah pangkalan militer di Erbil, Irak, pada hari Kamis di tengah perang Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel. 

Ini merupakan kematian pertama tentara Prancis ketika negara Eropa itu mencoba menjauhkan diri dari perang yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

Presiden Emmanuel Macron telah mengkonfirmasi kematian tentara tersebut. Menurutnya, serangan tersebut juga menyebabkan lima tentara lainnya terluka.

“Perwira Utama Arnaud Frion dari Batalyon ke-7 Chasseurs Alpins asal Varces gugur untuk Prancis selama serangan di wilayah Erbil, Irak,” tulis Macron di X, Jumat (13/3/2026).

 “Kepada keluarganya, kepada saudara-saudara seperjuangannya, saya ingin menyampaikan semua kasih sayang dan solidaritas Bangsa," lanjut Macron.

Macron mengutuk serangan itu sebagai tindakan yang tidak dapat diterima, namun tidak menyebut pihak yang melakukan serangan. “Perang di Iran tidak dapat membenarkan serangan seperti itu,” katanya.

 Dia menegaskan bahwa kehadiran militer Prancis di Irak adalah bagian dari kerangka kerja ketat dalam memerangi terorisme. 

Lebih dari 900 tentara Prancis ditempatkan di negara itu sebagai bagian dari misi yang dipimpin AS yang diluncurkan lebih dari satu dekade lalu untuk melemahkan dan menghancurkan kelompok ISIS.

Meski Macron tidak menyebutkan siapa yang bertanggung jawab atas serangan itu, tetapi menurut pemerintah daerah Kurdi, serangan terhadap pangkalan Peshmerga dilakukan oleh kelompok militan pro-Iran.

 Pesawat KC-135 AS Jatuh Sementara itu, Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran mengumumkan pada hari Jumat (13/3/2026) bahwa pasukan Perlawanan Irak telah menembak jatuh pesawat pengisian bahan bakar KC-135 AS dengan sistem rudal di wilayah udara Irak.

 Pengumuman ini sebagai bantahan atas klaim militer Amerika bahwa pesawat tersebut jatuh diduga akibat tabrakan dengan pesawat lain.

 “Salah satu pesawat pengisian bahan bakar AS telah terkena sistem pertahanan udara Perlawanan Irak di Irak barat dan jatuh,” kata Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya melalui seorang juru bicaranya, sebagaimana dikutip Tasnim News Agency. 

“Semua personel pesawat tewas,” lanjut markas tersebut. Sebelumnya, Komando Pusat (CENTCOM) AS menduga pesawat itu jatuh setelah bertabrakan dengan pesawat lain. 

“Komando Pusat AS mengetahui kehilangan pesawat pengisian bahan bakar KC-135 AS. Insiden tersebut terjadi di wilayah udara sekutu selama Operasi Epic Fury, dan upaya penyelamatan sedang berlangsung,” kata CENTCOM dalam sebuah pernyataan.

 Pernyataan CENTCOM menambahkan bahwa dua pesawat diduga bertabrakan. Namun CENTCOM tidak merinci jenis pesawat kedua. Menurut komando tersebut, salah satu pesawat jatuh di Irak barat, dan yang kedua mendarat dengan selamat di Israel. 

“Ini bukan karena tembakan musuh atau tembakan dari kawan sendiri (friendly fire),” imbuh CENTCOM.

Pesawat pengisian bahan bakar atau tanker ini memainkan peran utama dalam perang melawan Iran, menjaga agar jet tempur dan pesawat pengebom Amerika tetap terisi bahan bakar dengan baik untuk pertempuran ketika pesawat-pesawat tersebut harus terbang jarak jauh untuk mencapai target. 

Ini adalah operasi logistik yang sangat besar, dengan banyak jet tempur di udara pada saat yang bersamaan, masing-masing membutuhkan bahan bakar.

 Pengisian bahan bakar melibatkan penerbangan yang sangat dekat dengan pesawat tanker, sebelum selang dari tanker diulurkan dan diturunkan. 


Posting Komentar untuk "Tentara Perancis Tewas Ditengah Perang Iran VS Israel- AS"