Presiden Amerika Serikat Donald Trump membantah keterlibatan negaranya dalam serangan udara yang menghantam sebuah sekolah dasar perempuan di Iran selatan dan menewaskan sedikitnya 168 orang.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump kepada wartawan saat konferensi pers di dalam pesawat kepresidenan Air Force One.
Serangan udara itu terjadi pada hari pertama dimulainya operasi militer Amerika Serikat dan Israel di wilayah Iran.
Sekolah dasar Shajareh Tayyebeh yang berada di Kota Minab dilaporkan menjadi sasaran serangan hingga menyebabkan korban jiwa dalam jumlah besar.
Menanggapi pertanyaan wartawan mengenai dugaan keterlibatan Amerika Serikat dalam pemboman tersebut, Trump membantah tuduhan itu.
“Apakah Amerika Serikat membom sebuah sekolah dasar perempuan di Iran selatan pada hari pertama perang dan menewaskan 175 orang?” tanya seorang reporter kepada Trump saat konferensi pers di dalam pesawat Air Force One.
“Berdasarkan apa yang saya lihat, itu dilakukan oleh Iran,” jawab presiden.
Pernyataan Trump tersebut berbeda dengan temuan awal yang menyebutkan kemungkinan keterlibatan amunisi milik Amerika Serikat dalam serangan tersebut. Hal itu diungkapkan oleh sejumlah sumber kepada NBC News.
Ketika dimintai tanggapan lebih lanjut, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan atas insiden tersebut.
“tetapi satu-satunya pihak yang menargetkan warga sipil adalah Iran,” kata Hegseth kepada wartawan.
Sementara itu, dua pejabat Amerika Serikat menyebut bahwa dalam pertemuan tertutup dengan anggota Kongres, pejabat pemerintahan Trump mengakui bahwa militer AS beroperasi di wilayah tempat sekolah tersebut berada saat serangan terjadi.
Dalam pertemuan itu juga disebutkan bahwa Israel tidak bertanggung jawab atas serangan terhadap sekolah tersebut.
Investigasi atas pemboman tersebut masih berlangsung. Namun, menurut seorang pejabat AS dan seorang sumber yang mengetahui jalannya penyelidikan.
Temuan awal menunjukkan kemungkinan semakin besar bahwa amunisi Amerika Serikat terlibat dalam serangan yang menghantam sekolah tersebut.
Sumber: Berita Nasional

Posting Komentar untuk "Trump Bantah AS Terlibat Pemboman Sekolah di Iran yang Tewaskan Ratusan Orang"