TEL AVIV — Mantan Presiden AS Donald Trump tiba di Israel untuk menyampaikan belasungkawa setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tewas dalam serangan rudal Iran yang dahsyat.
Kunjungan khidmat tersebut berlangsung di sebuah rumah duka tempat anggota keluarga, pejabat pemerintah, dan tentara Israel berkumpul untuk menghormati mendiang pemimpin tersebut.
Lilin, bunga, dan bendera nasional mengelilingi potret besar Netanyahu saat para pelayat menyampaikan doa dan belasungkawa.
Trump terlihat menghibur anggota keluarga Netanyahu dan berbicara singkat dengan para pejabat Israel, menyatakan solidaritas dengan Israel selama masa yang ia gambarkan sebagai salah satu masa paling sulit bagi negara tersebut.
"Ini adalah kehilangan tragis bagi Israel dan bagi dunia," kata Trump selama kunjungan tersebut. "Benjamin Netanyahu adalah pemimpin yang kuat yang teguh dalam membela keamanan negaranya."Serangan rudal yang diduga dilakukan Netanyahu dikatakan terjadi di tengah konflik yang meningkat pesat antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat, yang telah memicu kekhawatiran internasional yang luas.
Keamanan di seluruh Israel telah ditingkatkan seiring meningkatnya kekhawatiran atas kehilangan salah satu tokoh politiknya yang paling berpengaruh.
Para pemimpin dunia diperkirakan akan mengeluarkan pernyataan dalam beberapa jam mendatang seiring perkembangan situasi di Timur Tengah.

Posting Komentar untuk "Trump Mengunjungi Rumah Duka di Israel Setelah Benjamin Netanyahu Dilaporkan Tewas dalam Serangan Rudal Iran"