Pemerintah China memberikan tanggapan resmi terkait isu rencana Indonesia membuka akses wilayah udara bagi pesawat militer Amerika Serikat.
Beijing menekankan agar kerja sama tersebut tidak merugikan pihak ketiga maupun mengganggu stabilitas kawasan.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menyatakan bahwa kerja sama pertahanan dan keamanan antarnegara tidak boleh ditujukan untuk menargetkan atau merugikan kepentingan negara lain.
"Kami secara konsisten percaya bahwa kerja sama semacam itu tidak boleh menargetkan atau merugikan kepentingan pihak ketiga mana pun, juga tidak boleh memengaruhi perdamaian dan stabilitas regional," ujar Guo dalam konferensi pers, Jumat (17/4), sebagaimana dilansir Global Times dan dikutip berbagai media.
Selain itu, Guo juga mengingatkan agar setiap kesepakatan tetap mematuhi prinsip-prinsip yang tercantum dalam Piagam ASEAN dan Perjanjian Persahabatan serta Kerja Sama di Asia Tenggara (TAC).
Dalam dokumen tersebut disebutkan bahwa negara anggota tidak boleh menggunakan wilayahnya untuk kegiatan yang mengancam kedaulatan negara lain.
Posisi geografis Indonesia yang berada di jalur strategis antara Samudra Pasifik dan Hindia, serta dekat dengan kawasan Laut China Selatan, dinilai memiliki nilai geopolitik yang tinggi, sehingga setiap kebijakan terkait akses wilayah udara mendapat perhatian serius dari berbagai pihak.
📰 Sumber: Republika Online, Serambinews, Global Times
#china #indonesia #amerika #sorotanpublik #lintasberita

Posting Komentar untuk "China Peringatkan Indonesia! Terkait Rencana Akses Wilayah Udaranya Untuk Meliter AS"