Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, mengungkapkan kekhawatiran bahwa Israel berupaya menjadikan Turki sebagai target atau musuh baru di kawasan setelah konflik di Iran dan Lebanon.
Fidan menilai Israel di bawah Netanyahu membutuhkan musuh eksternal untuk mempertahankan narasi konfliknya, dengan Ankara kini diposisikan sebagai target tekanan berikutnya.
Pernyataan Menlu Turki: Hakan Fidan pada 13 April 2026 menyatakan bahwa Israel berusaha menargetkan Turki karena perlakuan dan pendekatan kebijakan luar negeri Turki yang berbeda dan bertentangan dengan kebijakan Israel di wilayah tersebut, termasuk di Gaza, Suriah, dan Lebanon.
Ketegangan Diplomatik & Militer: Hubungan antara Presiden Turki Erdogan dan Netanyahu semakin tegang, dengan tuduhan Ankara bahwa Israel mencoba menghancurkan eksistensi Turki sebagai kekuatan regional.
Potensi Eskalasi: Analis menilai bahwa setelah Iran, Israel mungkin melihat Turki sebagai tantangan regional berikutnya, terutama terkait pengaruh Turki di Mediterania Timur dan dukungan terhadap Palestina.
Ancaman Balasan: Erdogan sebelumnya memberi isyarat bahwa Turki dapat mengambil tindakan militer terhadap Israel, sejalan dengan intervensi sebelumnya di Libya dan Karabakh, jika eskalasi terus berlanjut.(*)

Posting Komentar untuk "Israel Sebut Siap Jadikan Turki Sebagai Target Baru"