Video lorong yang dijadikan tempat penampungan meja-meja pedagang pasar, yang menggunakan badan jalan..
Pasalnya sejumlah meja-meja jualan pasar Jalan Nuri Baru, setiap usai menjual, meja mereka disimpan di Lorong jalan keluar masuk warga, Minggu, (12/4-2026).
Padahal jalan tersebut warga yang tinggal di dalam lorong tersebut tidak sedikit yang memiliki kendaraan roda empat atau mobil.
Gambar ini menunjukan tumpukan meja pedagang yang disimpan usai pasar bubar,hingga mengurangi luas badan Jalan.
Sehingga dengan adanya sejumlah meja-meja jualan pedagang yang ditumpuk menggunakan badan jalan usai menjual, yang dampaknya menjadikan lorong semakin sempit.
Lorong yang sempit tidak pantas dijadikan tempat penumpukan meja-meja jualan usai pasar bubar, karena dapat mempersempit lorong.
Untuk itu, Pak Lurah setempat, rupanya terkesan mengabaikan tumpukan meja-meja yang menggunakan badan jalanan umum sepanjang sekitar 30 meter.
Sebaiknya pak lurah segera mengatasi keluhan masyarakat. Jangan diabaikan, karena dapat menimbulkan kecemburuan, jika diatas trotoar saja semua dibongkar. Sementara yang menggunakan badan jalan tempat penyimpanan tumpukan meja-meja, justeru dibiarkan tampa ada tindakan. (*)

Posting Komentar untuk "Lorong Disamping Kampus AMI Dijadikan Tempat Penampungan Meja-meja Penjual Pasar di Sorot Warga "