Kapal tanker MT Arman 114 menjadi sorotan setelah disita oleh Indonesia bersama muatan minyak mentah dalam jumlah besar.
Kapal berbendera Iran tersebut membawa sekitar 1,24 juta barel minyak jenis light crude oil yang kini menjadi bagian dari aset rampasan negara.
Kejaksaan Agung melalui Badan Pemulihan Aset telah berupaya melelang kapal beserta muatannya, namun hingga kini belum berhasil terjual meskipun sudah dilakukan beberapa kali proses lelang.
Dari sisi spesifikasi, kapal ini tergolong supertanker dengan ukuran besar. MT Arman 114 memiliki panjang sekitar 331 meter dan lebar 58 meter, serta pertama kali beroperasi pada tahun 1997.
Dengan usia yang mendekati tiga dekade, kapal ini masih memiliki kapasitas angkut yang sangat besar, menjadikannya salah satu aset bernilai tinggi.
Kapal tersebut saat ini berada di perairan Batu Ampar, Batam, sebagai bagian dari barang sitaan yang masih menunggu proses penjualan lanjutan.
Nilai lelang yang ditetapkan mencapai sekitar Rp1,17 triliun, termasuk minyak yang ada di dalamnya.
Meski demikian, minat pasar terhadap aset ini masih terbatas, diduga karena faktor teknis, regulasi, dan kondisi minyak yang telah lama tersimpan.
Situasi ini menunjukkan bahwa meskipun memiliki nilai besar, proses penjualan aset hasil sitaan tetap menghadapi berbagai tantangan, baik dari sisi komersial maupun administratif.
Sumber: Bloomberg Technoz

Posting Komentar untuk "Spek Tanker Arman 1,24 juta Barel Minyak Iran Di Sita RI Dengan Nilai Lelang Rp1,17 Triliun"