Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Sugiono Ungkap Alotnya Nego Loloskan Dua Kapal Pertamina dari Hormuz


Jakarta,  Media Duta,- Menteri Luar Negeri Sugiono membeberkan alotnya negosiasi untuk meloloskan kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS), Pertamina Pride dan Gamsunoro, agar dapat melintasi Selat Hormuz.

Hal ini diungkapkan saat Konferensi Pers Update Program Prioritas di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (22/4/2026).0

"Mengenai negosiasi kapal Pertamina di Selat Hormuz, tentu saja Kementerian Luar Negeri dalam hal ini Kedutaan Besar kita di Teheran juga terus melakukan pembicaraan.
Foto: Menteri Luar Negeri Sugiono memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026).

 Kemudian bersama dengan tim dari Pertamina terkait izin lewat dari kapal-kapal kita yang ada di Selat Hormuz," kata Sugiono, menjawab pertanyaan wartawan.

Sugiono menjelaskan bahwa permasalahan izin melintas selat Hormuz ini semakin kompleks melihat situasi yang terjadi di Iran. Seperti adanya blokade Hormuz dari Amerika Serikat, hingga perkembangan syarat dari kapal yang boleh melintas. Hal itu tentunya, lanjut Sugiono, menjadi yang terus dinegosiasikan dan dibicarakan.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra ini juga menjelaskan dirinya menghadiri pertemuan virtual mengenai perkembangan Selat Hormuz. Pertemuan ini diinisiasi oleh negara Prancis dan Inggris.

Menurutnya, dalam pertemuan itu, negara-negara yang hadir menolak segala jenis pungutan bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz. Adapun hal itu bertentangan dengan "freedom of navigation"', meskipun selat Hormuz dikuasai oleh Iran.

"Tapi di situ kan ada Oman, kemudian ada UEA, kemudian karena ya jadi beberapa contoh ada praktik-praktik tersebut dilakukan di situ," tuturnya.

Dari pertemuan itu, disimpulkan pemerintah akan terus mendukung upaya yang bersifat diplomatis, negosiasi politik untuk menyelesaikan ketegangan di Selat Hormuz.

Dalam kesempatan itu, Sugiono juga mengatakan adanya wacana pengawalan militer untuk kapal-kapal yang mau melintasi Selat Hormuz, yang disebut peaceful military protection. Meskipun hal ini masih menjadi pembicaraan lebih lanjut.

"Ini proposal yang diajukan, perdamaian logistik. Karena bukan cuma minyak yang lewat Selat Hormuz, itu berbagai macam produk," tuturnya.(*)

Posting Komentar untuk "Sugiono Ungkap Alotnya Nego Loloskan Dua Kapal Pertamina dari Hormuz"