Tidak semua hal perlu kita urus.
Tidak semua yang terlihat perlu kita komentari.
Ada yang lebih dekat untuk diperbaiki, yaitu diri sendiri.
Para ulama menjelaskan,
sibuk memperbaiki diri adalah tanda hati yang hidup.
Karena ia tahu, hisab nanti bukan tentang orang lain, tapi tentang dirinya sendiri.
Ketika seseorang mulai fokus pada aibnya, ia akan lebih mudah menahan lisan, hatinya lebih dekat kepada sikap tawadhu, dan lebih jauh dari kebiasaan membuka kekurangan orang lain.
Semoga Allah menyibukkan kita dengan memperbaiki diri,
dan menjaga kita dari sibuk mengurusi aib orang lain.
Rasulullah ﷺ bersabda,
"Beruntunglah orang yang disibukkan oleh aibnya sendiri sehingga tidak sempat mengurusi aib orang lain."
(HR. Al-Bazzar)
✍🏻 @masjidpogungdalangan

Posting Komentar untuk "Hikmah Sore, Kita Punya Banyak AIB"