Pakistan dilaporkan mengirim sekitar 8.000 personel militer ke Arab Saudi sebagai bagian dari peningkatan kerja sama pertahanan kedua negara.
Menurut laporan Reuters, pengerahan ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan kawasan yang melibatkan Iran.
Selain pasukan darat, Islamabad juga disebut menempatkan satu skuadron jet tempur JF-17, yang sebagian besar merupakan pesawat tempur hasil kerja sama Pakistan dan China.
Paket pengerahan tersebut tidak hanya berisi jet tempur, tetapi juga dua skuadron drone dan sistem pertahanan udara HQ-9 buatan China.
Sistem HQ-9 dikenal sebagai pertahanan udara jarak jauh yang dirancang untuk menghadapi ancaman pesawat, rudal, maupun serangan udara lainnya.
Reuters menyebut peralatan itu dioperasikan oleh personel Pakistan, sementara pembiayaannya ditanggung oleh Arab Saudi.
Langkah ini menunjukkan semakin eratnya hubungan militer Pakistan dan Arab Saudi.
Riyadh membutuhkan perlindungan tambahan untuk menghadapi potensi serangan rudal dan drone, sementara Pakistan memperkuat posisinya sebagai mitra keamanan penting di kawasan Teluk.
Meski Pakistan juga berperan sebagai mediator dalam konflik Iran, pengerahan militer ini menandakan Islamabad tetap berkomitmen menjaga pakta pertahanan dengan Saudi.
Sumber: Reuters

Posting Komentar untuk "Pakistan Kirim Ribuan Pasukan, Jet JF-17, Drone dan HQ - 9 ke Saudi Ditengah Ketegangan Iran"