Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Indonesia Resmi Membuka Pintu Kerja Sama Nuklir Dengan Rusia


Dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, Direktur Jenderal Rosatom (perusahaan energi atom milik negara Rusia), Alexey Likhachev, menyatakan Indonesia menunjukkan ketertarikan besar terhadap teknologi nuklir.

Fokus kerja sama yang dijajaki bukan PLTN konvensional, melainkan Small Modular Reactor (SMR) — reaktor nuklir berkapasitas lebih kecil yang dinilai lebih fleksibel dan aman.

 Rusia bahkan menawarkan konsep PLTN terapung, yaitu reaktor yang ditempatkan di atas platform laut, dianggap lebih cocok untuk Indonesia sebagai negara kepulauan.

Menurut Kementerian ESDM, kerja sama ini masih dalam tahap penjajakan dan studi kelayakan, belum masuk fase pembangunan. 

Pemerintah menegaskan langkah ini bertujuan mempercepat kemandirian energi nasional dalam tiga tahun ke depan, sekaligus tetap berkoordinasi dengan IAEA untuk standar keamanan internasional.

Menariknya, di tengah kedekatan dengan Rusia, Indonesia tetap menjaga hubungan nuklir sipil dengan Amerika Serikat lewat program FIRST.

 Pemerintah menyebut ini sebagai bagian dari prinsip politik luar negeri bebas aktif, tidak memihak satu blok kekuatan tertentu.

Kalau rencana ini terealisasi, Indonesia bisa jadi salah satu negara ASEAN pertama yang mengoperasikan reaktor nuklir modern.

Menurut kalian, apakah Indonesia siap masuk era energi nuklir?

#Indonesia #Rusia #Nuklir #Energi

Posting Komentar untuk "Indonesia Resmi Membuka Pintu Kerja Sama Nuklir Dengan Rusia"