Iran berencana membentuk front keamanan bersama bagi negara-negara Muslim yang disebut sebagai konsep “NATO versi Islam”.
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengatakan dirinya telah berbicara dengan Pakistan, Qatar, Arab Saudi, Mesir, dan Turki untuk mewujudkan gagasan tersebut.
Menurut Pezeshkian, perdamaian yang berkelanjutan serta kemakmuran di kawasan Asia Barat dan Teluk Persia hanya dapat tercapai melalui keterlibatan yang dipimpin oleh negara-negara regional, bukan melalui intervensi dari pihak eksternal.
“Saya percaya umat Muslim harus membentuk front bersatu,” ujar Masoud Pezeshkian.
Pernyataan tersebut disampaikan saat kunjungan kenegaraan ke Pakistan, beberapa hari setelah penandatanganan MoU Islamabad antara Iran dan Amerika Serikat pada 17 Juni 2026.
Konsep pembentukan front keamanan bersama ini disebut sebagai upaya memperkuat kerja sama antarnegara Muslim dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan.(*)

Posting Komentar untuk "Iran Usulkan Pembentukan Nato Versi IsIam, Ajak Arab Saudi, Turki, Pakistan, Qatar dan Mesir"