Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Israel Kekurangan Ribuan Pasukan, Membutuhkan Prajurit Wanita Untuk Bertempur


Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Letnan Jenderal Eyal Zamir, mengadakan pertemuan dengan para rabi Zionis religius untuk membahas dinamika kebutuhan personel dan kebijakan penempatan prajurit di lapangan.

Dalam pertemuan tersebut, Zamir menekankan pentingnya peran seluruh prajurit, baik pria maupun wanita, guna memenuhi kebutuhan operasional. 

Berdasarkan pernyataan resmi dari IDF, Zamir menyampaikan kepada para rabi bahwa institusinya saat ini masih kekurangan ribuan tentara tempur. 

"Militer masih kekurangan ribuan tentara tempur dan membutuhkan setiap prajurit pria maupun wanita untuk memenuhi misinya," ungkapnya seperti dikutip dari Times Of Israel.

Langkah ini diambil setelah adanya kekhawatiran dari para rabi program Hesder mengenai rencana perluasan integrasi prajurit wanita ke dalam posisi kunci dan peran tempur, termasuk satuan korps lapis baja (tank). 

Menanggapi kekhawatiran terkait aturan pembatasan tradisi, Zamir menegaskan bahwa pembukaan posisi baru bagi wanita akan tetap dilakukan sesuai dengan protokol bersama yang ketat dan standar profesional tanpa kompromi.

 Ia memastikan bahwa prajurit pria dan wanita tidak akan ditempatkan di dalam tank yang sama selama pelatihan maupun aktivitas operasional.

Di sisi lain, dinamika ini juga mendapat perhatian dari internal militer. Sebanyak lebih dari 250 perwira cadangan wanita menandatangani surat terbuka yang dikirimkan kepada pimpinan militer dan Kementerian Pertahanan.

 Dalam surat tersebut, mereka mendesak agar keputusan operasional militer tetap fokus pada standar keamanan dan meminta penolakan terhadap segala tekanan eksternal yang dapat membatasi peran wanita di dunia militer.

Hingga saat ini, diskusi mengenai pola rekrutmen dan penyesuaian aturan di tingkat batalion serta brigade terus berjalan guna menjaga efektivitas operasional di lapangan.(*)


Posting Komentar untuk "Israel Kekurangan Ribuan Pasukan, Membutuhkan Prajurit Wanita Untuk Bertempur"