Pakistan menegaskan tetap tidak akan mengakui Israel sebelum Palestina berdiri sebagai negara merdeka dan berdaulat. Sikap tersebut disampaikan di tengah masih berlangsungnya konflik dan pendudukan di wilayah Palestina.
Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri, menyampaikan pernyataan itu kepada awak media di Kedutaan Besar Pakistan di Jakarta, Jumat (26/6).
Menurut Zahid, Pakistan mempertahankan posisinya karena perlakuan yang diterima rakyat Palestina selama bertahun-tahun. Ia menegaskan bahwa Islamabad tetap mendukung hak-hak rakyat Palestina untuk memiliki negara yang merdeka dan berdaulat.
Zahid juga menilai bahwa perdamaian jangka panjang di kawasan hanya dapat diwujudkan melalui solusi dua negara, yang selama ini menjadi kerangka penyelesaian yang didukung komunitas internasional.
Solusi tersebut mengacu pada pembentukan dua negara yang berdampingan, yakni Israel dan Palestina, dengan prinsip saling mengakui, menghormati kedaulatan, serta hidup berdampingan secara damai.
Pemerintah Pakistan hingga kini konsisten menyatakan bahwa pengakuan terhadap Israel baru dapat dipertimbangkan setelah terwujudnya negara Palestina yang merdeka sesuai dengan aspirasi dan kesepakatan internasional.(*)

Posting Komentar untuk "Pakistan Tegas Tak Akan Akui Israel Sebelum Palestina Merdeka"