Seorang sopir truk asal Tiongkok bernama Nie Jianwen menghadapi ujian hidup yang sangat berat setelah istrinya, Cao Yingxia.
Dia mengalami pendarahan otak pada tahun 2020. Kondisi itu membuat sang istri lumpuh dan membutuhkan perawatan penuh setiap hari.
Di tengah beban biaya pengobatan yang besar dan ketidakmampuan untuk membayar perawatan rumah sakit jangka panjang, Nie membuat keputusan yang mengharukan.
Ia mengubah bagian dalam truk kecilnya menjadi tempat tinggal sederhana agar istrinya bisa terus bersamanya di setiap perjalanan. Selama hampir empat tahun, Nie bekerja sebagai sopir truk sekaligus merawat istrinya tanpa henti.
Saat berhenti di pinggir jalan atau area istirahat, ia memasak untuk sang istri, membantu kebutuhan sehari-harinya, menjaga kebersihannya, hingga membantunya melakukan latihan fisik sederhana demi proses pemulihan.
Hidup di jalan tentu tidak mudah. Namun Nie memilih tetap setia mendampingi istrinya setiap hari, daripada meninggalkannya sendirian di rumah.
Kisah mereka menyentuh hati banyak orang di media sosial karena menunjukkan arti cinta dan pengorbanan yang sesungguhnya. Tetapi di balik perhatian publik, ada kesedihan yang mendalam.
Pada akhir Januari 2024, kondisi Cao kembali memburuk. Ia mengalami kambuh dan akhirnya meninggal dunia di usia 39 tahun.
Setelah kepergian istrinya, Nie kembali mengemudikan truknya seorang diri. Perjalanan yang dulu selalu mereka lalui bersama kini telah berakhir.
Namun kisah pengabdian, kesetiaan, dan cinta tulus yang ia tunjukkan selama bertahun-tahun akan terus dikenang banyak orang di seluruh dunia.


Posting Komentar untuk "Supir Truk Yang Merubah Truknya Jadi Rumah Agar Bisa Membawa dan Merawat Istrinya"