Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

KASUS DUGAAN PERSELINGKUHAN BUPATI GOWA, MENJADI SOROTAN DAN DIPERIKSA


Isu dugaan perselingkuhan yang menyeret nama Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, bersama dengan seorang konsultan politik bernama Basri Kajang atau kerap dipanggil Om Bas, semakin menguat di kalangan masyarakat.

 Kabar ini akhirnya berkembang menjadi polemik luas, hingga kemudian dibahas secara resmi dalam sidang Panitia Khusus Hak Angket di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Gowa.

Kasus ini bermula dari penelusuran yang dilakukan oleh seorang jurnalis bernama Zaenal, yang menyelidiki dugaan penyimpangan perilaku serta perselingkuhan yang dikaitkan dengan Bupati Gowa.

Dalam proses pemeriksaan dan sidang tersebut, suami dari Bupati Gowa yakni Khaerul Aco hadir dan memberikan keterangan sebagai saksi. 

Khaerul mengungkapkan bahwa ia sudah lama mendengar desas-desus keberadaan orang ketiga dalam rumah tangganya, serta mulai merasakan adanya perubahan sikap dan kebiasaan dari istrinya.

 Hal ini ia sampaikan secara terbuka saat dihubungi awak media pada Rabu, 24 Juni 2026.

“Saya memang sudah lama mendengar hal itu, dan bahkan saya sendiri juga merasakan perubahan sikap yang terjadi,” ujar Khaerul. 

Ia juga menuturkan bahwa sempat menanyakan hal tersebut secara langsung kepada Husniah, namun saat itu hal itu dibantah oleh istrinya. 

Kepercayaan dirinya semakin kuat dan yakin atas dugaan tersebut setelah mendengarkan berbagai keterangan saksi yang disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat serta sidang Hak Angket yang berlangsung.

Ketika ditanya mengenai identitas pria yang menjadi sorotan, Khaerul dengan tegas menyebutkan nama Basri Kajang, atau yang lebih dikenal dengan panggilan Om Bas.

Khaerul juga mengaku bahwa sebelumnya ia memang kerap menerima berbagai informasi terkait kondisi rumah tangganya, namun pada awalnya ia belum sepenuhnya percaya dan masih meragukan kebenaran berita yang beredar. 

Keyakinan barulah ia miliki setelah mengikuti jalannya sidang dan mendengar langsung kesaksian dari berbagai pihak di hadapan Panitia Khusus.

Ada hal lain yang juga diungkapkan oleh Khaerul, yaitu adanya surat yang pernah disodorkan kepadanya untuk ditandatangani. 

Surat tersebut merupakan surat pengajuan gugatan perceraian, yang diserahkan kepadanya pada bulan Maret tahun lalu.

Salah satu hal yang paling menyentuh dalam keterangannya adalah pengakuan bahwa ia baru mengetahui adanya proses perceraian yang ternyata sudah berjalan, bahkan hingga menghasilkan putusan pengadilan.

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menerima pemberitahuan resmi, panggilan, maupun salinan putusan terkait proses perceraian tersebut.

Saat ini kasus ini masih dalam proses pembahasan dan pemeriksaan mendalam untuk memastikan kebenaran semua fakta yang ada.

“Kasus ini menjadi pelajaran bagi kita semua, terutama bagi mereka yang memegang jabatan publik.

 Kepercayaan adalah hal yang paling berharga, baik dalam rumah tangga maupun saat menjalankan amanah. Segala hal yang bertentangan dengan norma kesusilaan dan aturan akan menjadi sorotan serta harus dipertanggungjawabkan.

 

Posting Komentar untuk "KASUS DUGAAN PERSELINGKUHAN BUPATI GOWA, MENJADI SOROTAN DAN DIPERIKSA "