Teheran,- Media Duta,- Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan bahwa negaranya tidak akan menyerah pada tekanan dan kezaliman Amerika Serikat (AS).
Pernyataan itu disampaikan Ghalibaf saat menerima kunjungan Ketua MPR RI Ahmad Muzani di Kota Mashhad, Jumat (10/7/2026).
Ghalibaf menyebut, dirinya telah memberi tahu Wakil Presiden AS JD Vance selama negosiasi bahwa Teheran tidak mempercayai Washington.
Ia pun memperingatkan soal pembalasan jika AS melanggar nota kesepahaman damai yang telah disepakati. Ghalibaf menekankan, Iran tidak pernah menurunkan kewaspadaan pertahanannya.
"Begitu orang-orang AS mengkhianati pemahaman yang telah disepakati, kami siap sepenuhnya untuk pertahanan habis-habisan," kata Ghalibaf, dikutip dari Iran International pada Sabtu (11/7/2026).
Adapun Muzani datang bersama Menteri Luar Negeri Sugiono dan sejumlah perwakilan ulama.
Ia menyampaikan ucapan bela sungkawa yang mendalam atas gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Menurutnya, seluruh rakyat Indonesia turut merasakan duka mendalam yang dialami oleh bangsa Iran.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Sugiono juga bertemu mitranya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.
Keduanya bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi regional dan global serta menegaskan pentingnya penyelesaian konflik melalui dialog.
Menurut Sugiono, delegasi Indonesia menjadi delegasi resmi pertama yang melakukan penghormatan di makam Khamenei di Imam Reza Shrine, Mashhad.
Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Agung Tri Laksono

Posting Komentar untuk "Ketua Parlemen Iran Tegaskan Siap Perang Habis-habisan Jika AS Langgar Perdamaian"