Militer Israel mengungkap temuan baru terkait bentrokan mematikan di Tepi Barat. Hasil penyelidikan menyebut seorang pemukim Israel kemungkinan tewas akibat tembakan dari pihak sendiri.
Militer Israel merilis hasil penyelidikan atas bentrokan mematikan yang terjadi di Desa Tell, Tepi Barat pada akhir Juli 2026.
Investigasi tersebut menyebut seorang pemukim Israel kemungkinan tewas akibat tembakan dari pihak sendiri.
Korban diketahui bernama Benayahu Mellet, seorang anggota pasukan cadangan sekaligus pemukim Israel.
Menurut militer, Mellet tewas setelah seorang warga Palestina merebut senapannya saat bentrokan berlangsung.
Namun, penyelidik menyatakan penyebab pasti kematiannya belum dapat dipastikan hingga kini.
Militer menyebut Mellet bisa saja tewas akibat tembakan warga Palestina atau tembakan tidak sengaja dari pasukan Israel.
Dalam bentrokan itu, seorang prajurit aktif Israel bernama Mayor Yuval Ezra juga dilaporkan tewas.
Militer mengatakan Ezra gugur setelah terlibat baku tembak jarak dekat dengan warga Palestina bersenjata.
Penyelidikan juga menemukan rombongan pemukim memasuki Desa Tell tanpa izin maupun koordinasi dengan aparat keamanan.
Bentrok tersebut menewaskan empat warga Palestina dan dua warga Israel dalam waktu bersamaan.
Wali Kota Tell menuding para pemukim datang untuk menyerang serta merusak rumah dan harta benda warga desa.
Ia juga mengeklaim tentara Israel ikut melepaskan tembakan bersama para pemukim selama bentrokan berlangsung.
Dalam beberapa bulan terakhir, kekerasan pemukim Israel di Tepi Barat dilaporkan terus meningkat.
Peristiwa itu mendorong Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berjanji memperluas permukiman Israel di wilayah tersebut.
Israel sendiri telah menduduki Tepi Barat sejak 1967, sementara ketegangan dengan warga Palestina hingga kini masih terus berlangsung.(*)

Posting Komentar untuk "Senjata Makan Tuan! Hasil Investigasi Terungkap Israel Tembak Pasukannya Sendiri di Tepi Barat"