Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Sebelum Dipecat, Ribut Dengan " Danantara" Soal Rp120 Trilyun Tak Distorkan ke Kas Negara

Jakarta Media Duta,-Presiden Prabowo Subianto telah mengambil keputusan signifikan dengan mencopot Dr. Purbaya Yudhi Sadewa dari posisinya sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia.

 Dr. Purbaya memegang jabatan tersebut selama satu tahun, sejak pertama kali dilantik oleh Presiden Prabowo pada tanggal 8 September 2025.


Selama masa jabatannya, ia telah mengarahkan kebijakan fiskal negara dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang dinamis dan penuh ketidakpastian.

Pergantian posisi ini ditandai dengan pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan yang baru.

 Sebelumnya, Suahasil menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan, di mana ia telah menunjukkan komitmen dan kompetensinya dalam mendukung kebijakan keuangan nasional.

 Pelantikan Suahasil oleh Presiden Prabowo dilakukan di Istana Negara, Jakarta, dalam sebuah acara yang berlangsung pada Senin sore, tanggal 14 September 2026.

Dalam pernyataannya setelah pelantikan, Suahasil Nazara menyampaikan bahwa ia menerima arahan khusus dari Presiden Prabowo. Arahan tersebut menekankan pentingnya menjaga kesehatan keuangan negara. 

Suahasil memahami bahwa tugas ini mencakup upaya untuk memastikan kredibilitas dan stabilitas sistem keuangan nasional.

 "Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara. Artinya, menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut," ujar Suahasil kepada awak media di Istana Negara, Jakarta, pada hari Senin (14/9/2026).

Sebagai Menteri Keuangan yang baru, Suahasil dihadapkan pada tantangan besar dalam mempertahankan kestabilan ekonomi Indonesia di tengah tekanan eksternal dan internal. 

Ia harus dapat memastikan bahwa kebijakan fiskal yang diterapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif, sambil menjaga keseimbangan anggaran dan mengelola utang negara dengan bijaksana. 

Selain itu, Suahasil diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, baik di dalam maupun luar negeri, untuk memaksimalkan potensi ekonomi Indonesia di masa depan.

Dengan latar belakang yang solid di bidang ekonomi dan pengalaman luas dalam kebijakan publik, Suahasil Nazara diharapkan dapat membawa inovasi dan strategi baru yang dapat menjawab tantangan ekonomi Indonesia.

 Keberhasilannya dalam mengelola keuangan negara tidak hanya akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat, tetapi juga akan menentukan posisi Indonesia di kancah ekonomi global.(*)

Posting Komentar untuk "Sebelum Dipecat, Ribut Dengan " Danantara" Soal Rp120 Trilyun Tak Distorkan ke Kas Negara"