Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Sang Bayi Laki-laki Usia 9 Bulan Dititipkan ke Rumah Pengasuh


Pagi itu bermula seperti pagi-pagi yang lain.

Tanpa firasat, tanpa tanda.

Seorang bayi laki-laki berusia sembilan bulan dititipkan ke rumah pengasuh—

tempat yang seharusnya menjadi ruang paling aman saat orang tua mencari nafkah.

Di sebuah rumah susun PPR Lembah Subang, bayi itu diletakkan di kamar tidur.

Pengasuh keluar sebentar.

Di dalam rumah, hanya tersisa seorang lelaki dewasa

dan seorang bayi yang belum mampu berjalan, apalagi melindungi diri.


Waktu berlalu tanpa saksi.

Apa yang terjadi di balik pintu tertutup itu hanya diketahui oleh sunyi.

Menjelang sore, bayi tersebut ditemukan dalam keadaan kaku dan tak merespons.

Ia segera dilarikan ke rumah sakit.

Dokter dan perawat berupaya keras—CPR dilakukan, alat bantu napas dipasang, obat diberikan.

Namun keesokan harinya, dunia orang tuanya runtuh.

Bayi mereka dinyatakan meninggal dunia.

Hasil autopsi mengungkap kebenaran yang paling kelam.

Bukan pingsan.

Bukan kematian mendadak.

Penyebab kematian tercatat jelas: bayi itu ditutup hingga kehabisan napas.

Dari seorang penjaga, lelaki itu berubah menjadi terdakwa.

Ditangkap. Didakwa.

Empat tahun setelah nyawa kecil itu direnggut, ia mengakui perbuatannya di Pengadilan Tinggi Shah Alam.

Jaksa menegaskan bahwa korban hanyalah bayi lemah yang sepenuhnya dipercayakan kepada rumah pengasuh.

Hukuman berat pun dituntut.

Sementara pihak pembela memohon keringanan hukuman.

Setelah menimbang fakta perkara, laporan forensik, dan hukum yang berlaku,

hakim menjatuhkan vonis:

30 tahun penjara dan 12 cambukan untuk kasus pembunuhan,

serta 10 tahun penjara dan 1 cambukan untuk kasus persetubuhan tidak wajar.

Seluruh hukuman penjara dijalani serentak sejak 2021.

Secara nyata, terdakwa akan menghabiskan sekitar 30 tahun di balik jeruji

dan menerima 13 cambukan.

Seorang bayi yang tak sempat tumbuh.

Tak sempat memanggil “ibu” atau “ayah”.

Dan sebuah pagi yang tampak biasa—

ternyata menjadi hari terakhir dalam hidupnya.

Posting Komentar untuk "Sang Bayi Laki-laki Usia 9 Bulan Dititipkan ke Rumah Pengasuh"