Masya Allah...hadir seorang ibu yang berhati mulia di tengah kesedihan menimpa anak kecil sebaya Atan, semoga Kebaikan ta di balas Allah berkali-kali lipat.
Hati ini terharu, sekaligus hangat, melihat adik Atan yang kini tak pernah benar-benar sendiri.
Sejak ibundanya berpulang saat Atan sedang merantau di Ternate, hidup Atan berubah dalam sekejap.
Ia kehilangan tempat pulang.Kehilangan pelukan.
Kehilangan suara ibu yang biasa menenangkan hatinya.
Namun Allah Maha Baik.
Di saat Atan kehilangan ibunya, Allah justru menghadirkan banyak orang baik untuk menjaganya.
Kini Atan tinggal di rumah tetangga yang berhati mulia.
Orang-orang yang bukan sedarah, tapi memeluk Atan seperti keluarga sendiri.
Memberinya tempat tinggal, perhatian, dan rasa aman—tanpa meminta apa pun.
Kemarin, sebelum Atan pulang ke Makassar,
sebuah kejutan kecil datang ke hidupnya.
Ibu Anita dari Polres Ternate menyambangi tempat Atan tinggal.
Bukan sebagai aparat.
Bukan dengan seragam yang menakutkan.
Tapi sebagai seorang ibu.
Atan diajak jalan-jalan.
Dibelikan jajan.
Dibelikan mainan.
Hal-hal sederhana…
namun bagi seorang anak yang baru kehilangan ibunya,
itu terasa seperti dunia yang kembali berwarna.
Wajah Atan yang biasanya menyimpan rindu,
hari itu tersenyum lepas.
Ada tawa kecil.
Ada mata yang berbinar.
Ada rasa: “Aku masih disayang.”
Tak hanya itu,
Bu Anita pun memeluk Atan dengan doa.
Ia berpesan agar Atan kelak menjadi anak yang pintar, kuat, dan sukses.
Doa yang mungkin terdengar singkat,
namun berat maknanya bagi seorang anak yang sedang belajar ikhlas.
Terima kasih, Bu Anita.
Terima kasih karena telah menjadi pelukan di saat Atan membutuhkannya.
Terima kasih karena telah menunjukkan bahwa kebaikan bisa datang dari siapa saja.
Semoga Allah membalas kebaikanmu dengan balasan terbaik.
Semoga setiap senyum Atan menjadi pahala yang terus mengalir.
Dan semoga Atan tumbuh menjadi anak sholeh,
yang kelak membanggakan almarhumah ibundanya di surga.
Karena kadang,
ketika satu ibu dipanggil Allah,
Allah mengirimkan banyak ibu lain
untuk memastikan seorang anak
tak merasa sendirian di dunia ini
Masya Allah…

Posting Komentar untuk "Tangis Atan Belum Kering, Allah Kirimkan Ibu-ibu Baik"