Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Ayatollah Khamenei Dibunuh AS-Israel Pada Saat Tadarus Al-Qur'an


Pemimpin Tertinggi baru Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, mengungkap bahwa ayahnya; Ayatollah Ali Khamenei, dibunuh oleh serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel saat sedang tadarus Al-Qur'an. 

Sebagai penerus, Mojataba berjanji bahwa Iran akan mengikuti jalan yang benar dan terus melakukan yang terbaik serta menunjukkan persatuan.

“Dengan kepergianmu, hati kami semua berduka. Kau selalu mendambakan takdir seperti itu, hingga akhirnya Allah Yang Maha Kuasa mengabulkannya saat kau membaca Al-Qur'an pada pagi hari kesepuluh bulan Ramadan yang penuh berkah,” kata Mojtaba Khamenei dalam sebuah pidato, sebagaimana dikutip dari Republic World, Senin (16/3/2026).

Ayatollah Ali Khamenei meninggal dalam serangan hari pertama AS dan Israel terhadap Teheran pada 28 Februari. Serangan ini dibalas Iran, yang pada akhirnya memicu perang yang meluas di Timur Tengah.

“Terima kasih tulus kami sampaikan kepada para pejuang pemberani kami yang, pada saat bangsa dan tanah air tercinta kami diserang secara tidak adil oleh para pemimpin front kesombongan, telah menghalangi jalan musuh.

Pukulan-pukulan dahsyat mereka dan menghancurkan ilusi mereka untuk dapat mendominasi negara tercinta kami atau bahkan memecah belahnya,” lanjut Mojtaba, seraya membanggakan bagaimana Iran berhasil melawan musuh-musuhnya, termasuk AS dan Israel.

Mojtaba mengatakan bahwa dia berada di lokasi serangan dan melihat jenazah ayahnya. Menurutnya, serangan AS dan Israel juga menewaskan istrinya, salah satu saudara perempuannya, keponakannya, dan suami dari saudara perempuannya yang lain.

“Saya mendapat kehormatan melihat jenazahnya setelah kemartirannya,” kata Mojataba tentang ayahnya. “Apa yang saya lihat adalah gunung keteguhan hati, dan saya diberitahu bahwa kepalan tangannya yang utuh telah terkepal.”

Mojtaba meyakinkan rakyatnya bahwa Iran akan membalas dendam atas semua orang yang tewas dalam serangan tersebut.

“Saya meyakinkan semua orang bahwa kami tidak akan menahan diri untuk membalas darah para martir Anda.

 Pembalasan yang kami maksudkan tidak hanya terbatas pada kemartiran pemimpin besar revolusi; melainkan, setiap anggota bangsa yang menjadi martir oleh musuh merupakan kasus terpisah dalam berkas pembalasan,” katanya.

Sumber: SINDOnews 


Posting Komentar untuk "Ayatollah Khamenei Dibunuh AS-Israel Pada Saat Tadarus Al-Qur'an"