Kisah Dua Wanita yang Berhati Batu: Cerita Kelam di Balik Kepergian Nizam Pontianak dan Nizam Sukabumi yang Harus Meregang Nyawa di Tangan Ibu Tiri Tanpa Rasa Kasihan
Ada hati yang begitu keras melebihi batu, ada jiwa yang begitu dingin hingga tak tersentuh oleh tangis seorang 4n4k kecil. Inilah kisah gelap tentang dua orang wanita, ibu tiri dari Ahmad Nizam (Pontianak) dan Nizam Safey (Sukabumi), yang tega memadamkan cahaya hidup anak sambungnya sendiri tanpa ada rasa sayang sedikit pun di dalam dada.
Bayangkan betapa membatunya hati seorang wanita yang sanggup berdiri tegak saat melihat seorang bocah kecil ketakutan.Di Pontianak, tidak ada pelukan hangat. Yang ada hanyalah dorongan kasar hingga tubuh mungil itu terbentur lantai.
Tidak ada belas kasih4n saat Nizam dibiarkan sendirian di luar rumah yang gelap, hanya memakai singlet, mengg!g!l ked!ngin4n di bawah langit malam tanpa setetes air atau sesuap nasi.
Tangisannya dianggap gangguan, dan dinginnya malam dianggap hukuman.
Di Sukabumi, kebencian itu bahkan lebih memb4r4. Tak ada nurani yang tersisa saat tubuh kecil Nizam d!dug4 harus men4h4n per!h luar biasa karena dipaksa minum air panas.
Sebuah siksaan yang tak masuk akal dilakukan oleh seseorang yang seharusnya dipanggil "Ibu".
Bagi mereka, anak ini hanyalah beban, bukan titipan. Bagi mereka, air mata 4n4k kecil bukanlah pemanggil iba, melainkan sasaran kem4rah4n.
Mereka adalah dua sosok yang kehilangan fitrah seorang wanita; yang tega melihat ny4w4 perlahan menghilang dari mata anak-anak tak berd0s4 itu tanpa ada rasa sesal sedikit pun di saat-saat terakhir.
Dunia mungkin mengutuk, tapi nyawa kedua Nizam tidak akan kembali. Biarlah kisah ini menjadi pengingat pahit bagi kita semua:
bahwa tidak semua orang yang disebut "ibu" memiliki hati, dan tidak semua rumah adalah tempat berlindung yang aman.
Kini kedua Nizam sudah tenang di surga, jauh dari tangan-tangan yang membatu. Biarlah hukum Tuhan dan hukum manusia bekerja untuk mereka yang telah t3g4 m3ramp4s hak hidup anak-anak suci ini. (*)


Posting Komentar untuk "Cerita Kelam di Balik Kepergian Nizam Yang Dihabisi Ibu Tiri"