Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Iran Bikin Trump Gentar, Ancam Bumi Hangus Fasilitas Minyak Timteng Jika Kilang Energinya Disenggol


Komando tempur tertinggi Iran, Markas Pusat Khatam al-Anbiya, mengeluarkan peringatan keras bagi Amerika Serikat dan Israel.

Teheran bersumpah akan membakar seluruh infrastruktur minyak dan gas di kawasan Timur Tengah jika fasilitas energi atau pelabuhan mereka dijadikan sasaran serangan militer.

Ancaman "bumi hangus" ini muncul setelah jet tempur Israel membombardir sekitar 30 depot bahan bakar di Iran pada akhir pekan lalu.

Markas Khatam al-Anbiya menegaskan bahwa serangan sekecil apa pun di masa depan akan memicu balasan yang menghancurkan.

"Poto 1: Ancaman "bumi hangus" ini muncul setelah jet tempur Israel membombardir sekitar 30 depot bahan bakar di Iran pada akhir pekan lalu. 

Kami akan mengubah minyak dan gas di kawasan ini menjadi lautan api hanya dengan serangan sekecil apa pun terhadap infrastruktur energi dan pelabuhan Iran," tulis pernyataan resmi militer Iran, mengutip ayat suci Al-Qur'an, mengutip laporan Tasnim, Jumat (13/3/2026) waktu setempat.

Trump gentar, tegur Israel

Presiden AS Donald Trump dilaporkan secara terang-terangan menegur Israel dan meminta serangan ke fasilitas energi Iran segera dihentikan.

Bukan semata karena alasan kemanusiaan akibat asap hitam yang menyelimuti Teheran, Trump sangat khawatir serangan ini memicu "efek domino" yang menghancurkan ekonomi global.

Jika kilang minyak Iran terus dihantam, harga minyak dunia diprediksi bakal meroket hingga US$ 200 (sekitar Rp 3,1 juta) per barel.

"Presiden tidak suka serangan ke fasilitas minyak. Beliau ingin menyelamatkan minyak itu, bukan membakarnya," ungkap seorang penasihat senior Trump, mengutip laporan Axios, Rabu (11/3/2026). 

Trump dikabarkan memiliki agenda jangka panjang untuk menguasai atau bekerja sama dengan sektor energi Iran di masa depan, daripada melihatnya hancur menjadi abu.

Blokade Selat Hormuz

Ketegangan ini menjalar hingga ke Selat Hormuz, jalur nadi energi paling vital di dunia. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menegaskan tidak akan mengizinkan satu liter minyak pun melewati jalur tersebut bagi kapal-kapal yang berafiliasi dengan AS, Israel, maupun sekutu mereka.

Iran kini memperlakukan kapal-kapal tersebut sebagai target militer yang sah. Akibatnya, industri maritim melaporkan sekitar 300 kapal tanker raksasa dan kapal kontainer kini tertahan di kedua sisi selat karena khawatir menjadi sasaran rudal dan drone Iran.

Dunia dalam Siaga Darurat Menanggapi ancaman krisis energi ini, Badan Energi Internasional (IEA) langsung mengambil langkah darurat.

Sebanyak 32 negara anggota sepakat melepas 400 juta barel minyak dari cadangan strategis mereka guna meredam lonjakan harga di pasar global.

Namun, Direktur Eksekutif IEA Fatih Birol memperingatkan bahwa langkah ini hanya bersifat sementara.

 Stabilitas ekonomi dunia sepenuhnya bergantung pada normalisasi situasi di Timur Tengah dan dibukanya kembali jalur pelayaran Selat Hormuz.

Jika gertakan Iran terbukti dan infrastruktur energi kawasan benar-benar dibakar, dunia dipastikan akan menghadapi "kiamat" energi yang belum pernah terjadi sebelumnya.


Posting Komentar untuk "Iran Bikin Trump Gentar, Ancam Bumi Hangus Fasilitas Minyak Timteng Jika Kilang Energinya Disenggol"