Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat. Kali ini, Jepang mempertimbangkan langkah besar yang jarang dilakukan: mengirim kapal perang ke kawasan konflik.
Pemerintah Jepang sedang menilai kemungkinan pengerahan kapal Angkatan Laut untuk membantu mengamankan jalur pelayaran minyak di Selat Hormuz.
Langkah ini muncul setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, meminta negara-negara sekutu ikut mengawal kapal tanker yang melintasi selat strategis tersebut.
Situasi kawasan Teluk memang semakin memanas setelah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Dampaknya, Iran menutup Selat Hormuz dan menyerang fasilitas energi di kawasan Teluk, sehingga memicu lonjakan harga minyak dunia.Meski secara hukum memungkinkan, Jepang menegaskan keputusan ini tidak akan diambil secara terburu-buru.
Mengirim Pasukan Bela Diri ke luar negeri merupakan isu sensitif bagi Jepang, mengingat konstitusi pasifis negara itu sejak 1947 menolak keterlibatan dalam perang.
Pemerintah Jepang masih mempertimbangkan berbagai faktor sebelum mengambil keputusan.
Pertemuan Perdana Menteri Jepang dengan Presiden AS di Washington pekan ini diperkirakan akan menjadi momen penting untuk menentukan langkah selanjutnya.

Posting Komentar untuk "Jepang Siap Turunkan Kapal Perang ke Hormuz Sesuai Permintaan Trump"