Kelong Pendidikan Religius (28)
Oleh: Bahaking Rama
Ulama sebagai pewaris Nabi, perlu dihormati dan disimak pesan-ajarannya. Menghormati ulama merupakan cerminan kualitas iman seseorang (kepada Allah dan Rasul-Nya) serta menjaga keberkahan ilmu.
Ulama adalah pembimbing umat manusia untuk memahami kebenaran ajaran Islam. Salahsatu ajaran dan pesan ulama adalah sebagaiman termaktub dalam kelong berikut.
แจแจᨗแจแจแจᨗ แจแจแจ /
แจแจ ᨘแจᨗแจᨗ แจแจᨙแจแจᨘ /
แจᨘแจแจแจᨘแจ /
แจแจแจᨘ แจแจᨘแจᨘ แจᨘแจᨘ
-Panritayyaji mappasang (Ulama telah berpesan)
-Lambusi’i ateka’nu (luruskan niat / I’tikadmu)
-Numanggaukang (lalu engkau mengerjakan)
-Parallu satunggu-tunggu (ibadah wajib secara konsisten dan berkesinambungan)
Nilai pendidikan dalam kelong di atas antara lain;
1) Hormati ulama dan pelajari ilmunya karena Dialah pewaris para Nabi,
2) perlu selalu berbaik sangka dan meluruskan niat,
3) perlunya mengamalkan ibadah wajib secara konsisten dan berkesinambungan.
Ketaatan ulama kepada Allah Swt sangatlah tinggi sehingga perlu diikuti. Allah berfirman dalam QS. Fathir, 35 : 28 yang terjemahnya “…Sesungguhnya yang takut kepada Allah di Antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengam[pun.”
Ketaatan para Ulama mejadikan mereka sebagai pewaris para nabi. Di dalam HR. Abu Daud, Tirmidzi, dan Ahmad dijelaskan, bahwa “Ulama adalah pewaris para Nabi. Para Nabi tidak mewariskan dinar dan dirham, melainkan mewariskan ilmu.
Barang siapa mengambilnya, ia telah mengambil bagian yang banyak.” Ulama adalah penerus estafet dakwah dan keilmuan Nabi Muhammad Saw, membawa risalah islam.
Mereka bagaikan pelita (penerang) yang memberi panduan dan petunjuk bagi umat manusia dalam kegelapan, agar terhindat dari pemahaman sesat dan menyimpang.
Bonto Tangnga Pao-pao, Selasa, 28 Ramadan 1447 H / 17 Maret 2026 M.

Posting Komentar untuk "Menghormati Ulama Merupakan Cerminan Kwalitas Iman Kepada Allah dan Rasulnya"