Bone Media Duta,- Koordinator simpatisan dan loyalis Hj. Adriani AP, Sahrul Ramadan, menyampaikan pernyataan sikap terkait dugaan tindakan yang dinilai mencederai kehormatan salah satu anggota DPRD Kabupaten Bone. Pernyataan sikap tersebut her langsung di ruang rapat banggar DPRD Bone, Rabu (11/3/2026).
Sahrul menyebutkan, peristiwa tersebut diduga terjadi pada 6 Maret 2026 di salah satu hotel di Jakarta, yang melibatkan pimpinan Sekretariat DPRD (Sekwan) Kabupaten Bone.
Menurutnya, dalam peristiwa tersebut Sekwan diduga telah mencederai kehormatan dan martabat Hj. Adriani AP di depan umum.
Ia menilai insiden itu terjadi akibat ketidakharmonisan komunikasi antara Sekwan dan beberapa anggota DPRD Kabupaten Bone.
“Sekwan sebagai representasi eksekutif di lembaga legislatif seharusnya mampu menjaga komunikasi yang baik. Namun yang terjadi justru diduga mencederai kehormatan Ibunda kami Hj. Adriani AP di depan umum,” ujar Sahrul dalam keterangannya.
Sahrul juga menilai persoalan tersebut mencerminkan ketidakadilan dalam prinsip meritokrasi di lingkungan kelembagaan.
Menurutnya, menempatkan seseorang yang tidak tepat pada posisi tertentu merupakan bentuk ketidakadilan yang dapat berdampak pada kinerja lembaga.
Ia menambahkan, dalam kejadian tersebut Sekwan dinilai lebih mengedepankan sentimen emosional dibandingkan membuka ruang diskusi yang konstruktif.
Atas dasar itu, pihaknya menyampaikan dua tuntutan kepada pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bone.
Pertama, meminta pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bone menyampaikan pernyataan sikap terkait dugaan ketidakprofesionalan Sekwan dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya.
Kedua, mereka juga menuntut agar Sekwan Kabupaten Bone segera diberhentikan atau dinonaktifkan dari jabatannya karena dianggap tidak profesional dalam menjalankan tugasnya.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Sekretariat DPRD Kabupaten Bone belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan sikap dari simpatisan dan loyalis Hj. Adriani AP tersebut.(*)

Posting Komentar untuk "Sekwan Bone Disorot, Loyalis Hj. Adriani AP Desak Pimpinan DPRD Ambil Tindakan Tegas"