Survei terbaru dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) mengungkap dua hal yang menarik sekaligus kontras: semangat bela negara masih tinggi, tapi rasa khawatir juga besar.
Dalam survei bertajuk “Evaluasi dan Komitmen Publik Terhadap Pancasila” yang dipaparkan Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan, mayoritas responden menyatakan siap membela Indonesia jika terjadi konflik dengan negara lain.
Hasilnya:26,4% sangat bersedia ikut berperang
48,5% bersedia
Total 74,9% siap membela NKRI
Namun di sisi lain:
17,4% tidak bersedia
4,4% sangat tidak bersedia
3,2% ragu/tidak jawab
Menariknya lagi, rasa khawatir terhadap ancaman dari luar juga sangat tinggi:
46,9% sangat khawatir
43,2% khawatir
Total 90,1% merasa terancam
Survei ini melibatkan 2.020 responden di seluruh Indonesia, menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error ±2,2% dan tingkat kepercayaan 95%. Pengambilan data dilakukan pada 4–12 Maret 2026 melalui wawancara tatap muka.
Artinya, di satu sisi rakyat siap membela negara… tapi di sisi lain, kekhawatiran terhadap potensi konflik juga nyata.Menurut kamu, kalau situasi benar-benar terjadi… kamu termasuk yang siap atau masih ragu?
Tulis pendapat kamu di kolom komentar & share ke temanmu! Bagaimana menurut kalian netizen yang baik hati' apa mau kalian ,?
Atu para pejabat nya saja yang membelanya kan mereka yang maling duit rakyat nya dan mereka juga yang bikin peraturannya????

Posting Komentar untuk "74,9% Warga Siap Bela Indonesia, Tapi 90% Juga Khawatir Diserang"