Wajo Media Duta,– Keberangkatan calon jemaah haji asal Kabupaten Wajo tahun ini menghadirkan kisah menarik dari dua generasi berbeda.
Di antara ratusan jemaah, terdapat sosok tertua dan termuda yang sama-sama menunjukkan semangat luar biasa dalam menunaikan rukun Islam kelima.
Calon haji tertua, Andi Cella Paramata, tercatat berusia 95 tahun. Di usia yang sangat lanjut, ia tetap bertekad kuat untuk berangkat ke Tanah Suci.
Semangatnya menjadi inspirasi bagi banyak orang, khususnya generasi muda, tentang pentingnya niat dan keteguhan hati dalam beribadah.
Di sisi lain, calon haji termuda berasal dari Pajalele, yakni Muh. Imran, yang baru berusia 18 tahun. Usia mudanya tidak menghalangi kesiapannya untuk menunaikan ibadah haji, menjadikannya salah satu jemaah paling muda tahun ini dari Kabupaten Wajo.
Keberangkatan jemaah haji dijadwalkan melalui tahapan yang telah ditetapkan. Berdasarkan jadwal kloter, para jemaah akan memulai proses pemberangkatan dari daerah menuju Asrama Haji Sudiang, Makassar, sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.
Perbedaan usia yang mencolok antara jemaah tertua dan termuda ini menjadi gambaran bahwa ibadah haji tidak mengenal batas usia, melainkan kesiapan fisik, mental, dan spiritual.
Pihak penyelenggara berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.

Posting Komentar untuk "Calon Haji Tertua Asal Wajo Berusia 95 Tahun, Termuda Muh. Imran 18 Tahun"