Tragedi di Balik Hajatan Bahagia… Berujung Maut
Siapa sangka, momen paling bahagia dalam hidup seorang ayah justru berubah jadi tragedi yang memilukan…
Sabtu, 4 April 2026, di Desa Kertamukti, Campaka, Purwakarta seorang ayah bernama Dadang sedang menggelar pernikahan anaknya. Suasana yang seharusnya penuh kebahagiaan tiba-tiba berubah mencekam. Awal Mula Kejadian
Sekelompok pemuda datang ke lokasi hajatan. Mereka bukan tamu undangan… melainkan meminta “jatah” uang.
Awalnya, keluarga memberikan Rp100 ribu agar suasana tetap kondusif.Namun ternyata tidak berhenti di situ…
Hajatan Pernikahan Berubah Jadi Maut Usai Didatangi Preman Meminta Jatah
Satu Jam Kemudian Kelompok yang sama kembali datang. Kali ini mereka meminta uang lebih besar: Rp500 ribu.
Permintaan itu ditolak.
Keributan Tak Terhindarkan Penolakan tersebut memicu emosi. Keributan pecah di tengah acara bahagia,
Dadang menjadi sasaran… ia dikeroyok secara brutal hingga tak sadarkan diri.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit,Namun nyawanya tidak tertolong…
Seorang ayah yang sedang menikahkan anaknya… harus meregang nyawa di hari yang seharusnya menjadi kenangan indah.Saat Ini polisi masih memburu para pelaku dan telah mengantongi identitas mereka.
Sejumlah saksi juga tengah diperiksa untuk mengungkap kejadian ini secara terang.
Sampai kapan praktik pemalakan seperti ini dibiarkan?
Hajatan yang harusnya jadi momen bahagia, berubah jadi duka mendalam.
Semoga korban mendapat keadilan dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan.
#fyp #viralindonesia #ceritakehidupan #kisahnyata #trendingpost #purwakartaviral

Posting Komentar untuk "Hajatan Pernikahan Berubah Jadi Maut Usai Didatangi Preman Meminta Jatah"