Jakarta Media Duta,- Presiden Prabowo Subianto menyebut bangsa Iran sebagai bangsa yang keras kepala. Prabowo menyampaikan pandangannya itu setelah Iran menghadapi gempuran Amerika Serikat dan Israel selama hampir enam pekan sejak akhir Februari 2026.
Prabowo membicarakannya dalam taklimat saat rapat kerja bersama jajaran kementerian, lembaga, hingga BUMN di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu, 8 April 2026.
Ketua Umum Partai Gerindra itu awalnya membahas berbagai kritik terhadap dirinya.
Salah satu kritik yang Prabowo dengar adalah bahwa dirinya keras kepala. "Kadang-kadang keras kepala dalam suatu pekerjaan dibutuhkan," kata Prabowo dari atas podium.
Prabowo lalu mencontohkan bangsa Iran yang dia nilai juga keras kepala. "Sekarang orang mengatakan rakyat Iran keras kepala, pejuang-pejuang Iran keras kepala," tuturnya.
Menurut Prabowo, bangsa Iran keras kepala meski kerap mendapat ancaman. "Bolak-balik diancam, mau dihabisin. (Tapi) saya tidak ikut (campur) politik dalam negeri orang lain," ucap mantan menteri pertahanan ini.
Prabowo kemudian menyampaikan bahwa sikap keras kepala terkadang dibutuhkan bagi sebuah bangsa. Dia membandingkannya dengan pendirian para pendiri bangsa Indonesia.
"Dulu bapak-bapak pendiri bangsa kita keras kepala, lebih baik mati daripada dijajah kembali.
Keras kepala tidak mau kita dijajah kembali. Pemimpin-pemimpin kita keras kapala. Merah putih harga mati. Enggak ada itu urusan," kata Prabowo.(*)

Posting Komentar untuk "Prabowo Sebut Bangsa Iran Sebagai Bangsa Yang Keras Kepala"