Masih ingat dengan Muhammad Rafif Arsya Maulidi?
Siswa SMK NU Miftahul Falah Kudus ini sempat jadi sorotan setelah menulis surat terbuka untuk Prabowo Subianto.
Dalam suratnya, Rafif menyampaikan kegelisahannya soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dengan berani, ia mengusulkan agar anggaran program tersebut dipertimbangkan untuk dialihkan demi meningkatkan kesejahteraan guru—yang menurutnya juga sangat krusial bagi masa depan pendidikan.
Lalu, bagaimana kondisinya sekarang?
Setelah suratnya viral, sempat muncul kekhawatiran bahwa Rafif mendapat tekanan. Menanggapi hal itu, pihak Dinas Sosial P3AP2KB Kudus langsung turun tangan:Melakukan kunjungan langsung untuk memastikan kondisi mental dan psikologis Rafif tetap baik.Memberikan perlindungan agar tidak ada intimidasi dari pihak manapun
Menyampaikan dukungan moral, agar Rafif tetap merasa aman dalam menyampaikan pendapat
Langkah ini diambil supaya Rafif bisa terus menjalani aktivitas belajar dengan tenang, tanpa rasa takut setelah menyuarakan aspirasinya.
Nah, menurut kamu gimana? Lebih setuju anggaran difokuskan ke kesejahteraan guru, atau tetap mendukung program makan gratis?

Posting Komentar untuk "Siswa SMK NU Miftahul Falah Kudus Surat Presiden Prabowo Subianto"