Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Brigjen Mahyudin Algamar Dikenal Bertangan Besi Namun Dicintai Rakyat

 Brigjen Mahyudin Algamar Dikenal Bertangan Besi Namun Dicintai Rakyat.Inilah Sosok Brigjen Mahyudin Algamar yang 13 Tahun Pimpin Tanah Datar!

Sejarah mencatat, tidak banyak pemimpin yang mampu bertahan lama di kursi kekuasaan sekaligus tetap mendapatkan tempat di hati rakyatnya. 

Namun, bagi masyarakat Kabupaten Tanah Datar era 60-an hingga awal 70-an, nama Brigadir Jenderal (Purn) Mahyudin Algamar adalah pengecualian.

Sosok perwira tinggi yang lahir di Limau Puruik, Padang Pariaman pada 2 September 1927 ini, dikenal sebagai pemimpin yang memiliki karakter unik: "Bertangan Besi" namun sangat dicintai oleh rakyat yang dipimpinnya.

Disiplin Militer di Kursi Sipil

Mahyudin Algamar bukanlah birokrat biasa. Kariernya ditempa di medan laga sejak zaman kemerdekaan. Dengan latar belakang militer yang kuat, ia membawa budaya disiplin tinggi saat dilantik menjadi Bupati Tanah Datar pada tahun 1961.

Di bawah kepemimpinannya, istilah "tegas" bukanlah sekadar kata sifat. Beliau dikenal sangat teliti dan tidak berkompromi dengan kelalaian dalam membangun daerah. 

Gaya kepemimpinan yang konsisten inilah yang membuatnya dipercaya memegang tongkat komando di Tanah Datar selama 13 tahun (1961–1973).

Membangun dengan Hati dan Ketelitian

Meskipun dikenal keras dalam prinsip, rakyat melihat sisi lain dari Mahyudin: kepedulian yang tulus. Ia membangun infrastruktur Tanah Datar dengan sangat detail. 

Setiap proyek dipantau langsung untuk memastikan manfaatnya benar-benar sampai ke tangan rakyat. Ketegasan militernya justru menjadi benteng pelindung bagi kepentingan masyarakat luas.

Jejak Pengabdian yang Tak Terhenti

Keberhasilannya di Luhak Nan Tuo membawa Mahyudin ke jenjang yang lebih tinggi. Ia dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Barat selama dua periode (1974–1981). 

Puncak karier politiknya ditandai dengan terpilihnya beliau sebagai Anggota DPR-RI periode 1982–1987.

Meski telah tiada sejak 4 April 1991, warisan kepemimpinan Mahyudin Algamar tetap menjadi legenda.

 Ia membuktikan bahwa ketegasan yang didasari rasa cinta kepada rakyat akan melahirkan pembangunan yang abadi dan kenangan yang tak luntur oleh waktu.

Sumber: Wikipedia

Posting Komentar untuk "Brigjen Mahyudin Algamar Dikenal Bertangan Besi Namun Dicintai Rakyat"