Abdul Malik, seorang guru honorer asal Desa Pringgondani, Kabupaten Malang, berhasil mewujudkan impiannya untuk menunaikan ibadah haji setelah menabung selama 11 tahun.
Meski hanya memiliki penghasilan yang pas-pasan, ia dan istrinya secara konsisten menyisihkan uang receh setiap hari di dalam kaleng biskuit.
Walaupun sempat menghadapi tantangan ekonomi dan kendala pada usaha ternak bebek mereka akibat pandemi, kedisplinan dan niat yang kuat membuat pasangan ini akhirnya mampu melunasi biaya haji tanpa meminjam uang.
Saat ini, keduanya telah berada di Asrama Haji Surabaya dan siap berangkat ke Tanah Suci.

Posting Komentar untuk "Guru Honorer Sisihkan Uang Puluhan Ribu Selama 15 Tahu Demi Untuk Berangkat Haji"