Pejabat militer Iran menyatakan bahwa perang dengan Amerika Serikat dan Israel "likely" (kemungkinan besar) akan segera resume.
Pernyataan ini disampaikan di tengah gencatan senjata rapuh yang berlaku sejak awal April.
Mohammad Jafar Asadi, wakil markas militer Iran, mengatakan bukti menunjukkan AS tidak berkomitmen pada kesepakatan apa pun.
Menurutnya, tindakan dan pernyataan Washington lebih ditujukan untuk menjaga harga minyak dan keluar dari "kekacauan" yang mereka ciptakan.
"Angkatan bersenjata Iran sepenuhnya siap menghadapi petualangan baru AS," tegasnya.
Pernyataan ini muncul setelah penolakan Presiden Trump terhadap proposal perdamaian terbaru Iran serta berlanjutnya blokade Selat Hormuz oleh AS.
Sumber: Al Jazeera, Fars News Agency, dan Reuters (2 Mei 2026).
#iran

Posting Komentar untuk "Iran Sebut Peran Dengan AS Besar Kemungkinan Kembali Pecah"