Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Tiga Aktivis Korea Selatan Mengalami Kekerasan Selama Penahanan di Israel


Tiga aktivis kemanusiaan asal Korea Selatan yang ditangkap saat ikut konvoi bantuan Global Sumud Flotilla menuju Gaza, menceritakan perlakuan kej4m yang mereka alami di tangan pasukan Israel. 

Kim Ah‑hyun, Kim Dong‑hyeon, dan Jonathan Victor Lee memberikan kesaksian terbuka setelah dibebaskan dan kembali ke negaranya.


Tiga Aktivis Korea Selatan Mengalami Kekerasan  Selama Penahanan di Israel dan

“Para pria disiksa menggunakan senjata kejut listrik, sementara wanita mengalami pelecehan hingga keker4s4n seksual,” ungkap Kim Ah‑hyun. 

Ia menceritakan suasana mencekam: terdengar suara ej3kan tentara, teriakan korban yang dipvkvli, dan p3nderitaan yang tak berkesudahan. 

Salah satu awak kapal tert3m8ak di paha namun tidak dirawat, sementara ruang penahanan berisi orang‑orang dengan tulang patah yang dibiarkan tanpa bantuan medis.

Kim Dong‑hyeon men3mb4hkan, ia dipukuli berulang kali selama sepuluh menit dan tangannya terus berd4rah akibat diik4t terlalu kencang. 

Jonathan Lee juga mengonfirmasi bahwa banyak tahanan dipaksa menyaksikan keker4s4n terhadap orang lain dan mengalami lvka serius akibat granat kejut.

Pihak kedutaan Israel di Seoul membantah semua tuduhan ini, namun kesaksian rinci dan bukti medis yang ditunjukkan para aktivis kini menjadi sorotan internasional baru atas pelanggaran hak asasi manusia di fasilitas penahanan Israel.

Sumber: Kantor Berita Anadolu, Yonhap


Posting Komentar untuk "Tiga Aktivis Korea Selatan Mengalami Kekerasan Selama Penahanan di Israel "