Pernyataan Ana Kasparian baru-baru ini tentang Israel telah memicu reaksi keras di seluruh dunia, dengan jutaan orang memberikan tanggapan atas komentarnya.
Dalam sebuah video yang viral, pembawa acara The Young Turks itu mengkritik Israel dengan taj4m, mengatakan kepada warga Israel bahwa mereka "dib3nc! secara internasional" dan menvduh negara itu bertindak "seperti !bl!s mutlak" sambil mengklaim sebagai umat pilihan Tuhan.
Dia menekankan bahwa kritiknya bukanlah bersifat keagamaan tetapi berfokus pada pemb*nvh4n warga sipil.
Situasi memburuk ketika Kasparian mengunggah sesuatu di X, menyebut Israel "j*h4t, genosida," dan menyalahkannya karena mengh4ncvrk4n negaranya.
Ketika sebagian orang menyebut komentarnya sebagai antisemitisme, ia menanggapi dengan kata-kata kasar, menggunakan istilah "goyim," dan dengan tegas menolak untuk meminta maaf, menegaskan bahwa kritiknya ditujukan pada Zi*n!sme dan kebijakan Israel, bukan Yudaisme.
Kelompok advokasi Yahvdi, termasuk ADL, mengutuk pernyataannya sebagai antisemitisme berdasarkan definisi IHRA.
Sementara itu, para pendukungnya membela haknya untuk mengkritik pemerintah Isr43l sambil membedakannya dari sentimen anti-Yahvdi.

Posting Komentar untuk "Ana Sebut Warga Israel Tidak Dibenci Karena Jadi Yahudi Tetapi Karena Dukung Pembunuhan"