Amerika Serikat menetapkan perusahaan raksasa asal China, yaitu Alibaba, Baidu, dan BYD ke dalam daftar hitam sebagai perusahaan yang mendukung militer China. CNN Indonesia/Endro PriherdityoJakarta,-- Amerika Serikat (AS) menetapkan perusahaan raksasa asal China, yaitu Alibaba, Baidu, dan BYD, ke dalam daftar hitam sebagai perusahaan yang mendukung militer China.
Departemen Pertahanan AS (Pentagon) sendiri telah memasukkan ketiga perusahaan itu dalam pembaruan daftar yang dirilis pada Senin (8/6).
Sederet perusahaan itu dikecam karena dianggap dapat memperumit hubungan antara Washington dan Beijing setelah bertahun-tahun mengalami ketegangan.Menanggapi kondisi itu, Kedutaan Besar China di Washington DC lalu mengecam tudingan tersebut sebagai tindakan "diskriminatif".
Mereka juga menganggap pemerintah AS telah "melampaui batas" dalam menggunakan alasan keamanan nasional.(*)

Posting Komentar untuk "AS Masukkan BYD ke Daftar Hitam Perusahaan Pendukung Militer China"