Teheran Media Duta,- Kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang dijadwalkan ditandatangani pada 19 Juni 2026 di Swiss disebut sempat berada di ujung kegagalan.
Presiden AS Donald Trump mengungkapkan bahwa langkah militer Israel di Lebanon hampir mengganggu proses yang sedang dimediasi berbagai pihak.
Menurut pengumuman yang disampaikan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, kesepakatan tersebut mencakup penghentian operasi militer di berbagai front, termasuk Lebanon.
Trump juga menyatakan kesepakatan itu akan berdampak pada pencabutan blokade AS di Selat Hormuz, yang selama ini menjadi jalur penting perdagangan energi dunia.
Dalam wawancara dengan media internasional, Trump mengkritik Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu setelah serangan Israel ke wilayah pinggiran Beirut terjadi saat proses damai hampir mencapai tahap akhir.
Meski demikian, AS dan Iran menyatakan tetap berkomitmen untuk melanjutkan penandatanganan nota kesepahaman pada 19 Juni mendatang.
Jika kesepakatan ini benar-benar terealisasi, konflik yang telah memengaruhi stabilitas kawasan dan pasokan energi global berpotensi memasuki babak baru yang lebih kondusif.
Menurut Anda, apakah kesepakatan damai AS-Iran ini dapat membawa stabilitas yang lebih besar bagi kawasan Timur Tengah?
Sumber: Detikcom

Posting Komentar untuk "Damai AS-Iran Hampir Jadi Angin Lalu Karena Ulah Netanyahu"