Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, mengeluarkan pernyataan yang sangat kontroversial saat rapat kabinet, di mana ia mendesak agar pihak berwenang menangkap wanita dan anak-anak yang berasal dari Lebanon.
Pernyataan tersebut disampaikannya dalam wawancara yang dilaporkan oleh surat kabar Israel Maariv.
Dalam kesempatan itu, Ben-Gvir menyatakan bahwa pendekatan yang dilakukan selama ini harus diubah dan dipikirkan dengan cara yang berbeda.
Ia menegaskan bahwa meskipun pendudukan wilayah dan pembvnvhan sejumlah besar orang merupakan bagian dari strategi.
Namun tindakan menangkap wanita dan anak-anak serta men4han mereka di penjara adalah hal yang dinilainya akan menimbulkan rasa sakit dan penderitaan yang paling mendalam bagi masyarakat Lebanon.
Pernyataan ini menuai kecaman luas dari berbagai pihak, karena dianggap melanggar prinsip-prinsip kemanusiaan dan hukum internasional yang melindungi hak-hak warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak.
Langkah yang diusulkan tersebut juga menambah kekhawatiran akan meningkatnya pelanggaran hak asasi manusia dalam pertikaian yang sedang berlangsung di kawasan Timur Tengah.
Sumber: Maariv, Palestine Network

Posting Komentar untuk "Pola di Gaza Akan Diterapkan di Libanon"