Media Duta,- Iran hingga Turki Tawarkan Bantuan Gempa NTT, Pemerintah Indonesia Menolak karena Optimistis Bisa Tangani Sendiri
Pemerintah Indonesia belum membuka bantuan dari negara asing untuk menangani dampak gempa magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT), meski tawaran bantuan mulai datang dari luar negeri.
Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah masih mampu menangani kebutuhan warga terdampak berdasarkan laporan dari lapangan.
"Belum (membuka bantuan negara lain) ya," kata Prasetyo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026).
"Nanti kita lihat, karena berdasarkan laporan harian yang kami terima dari teman-teman yang memonitor di lapangan, semua masih bisa kita tangani dengan baik," ujar Prasetyo.
Pemerintah telah menyiapkan logistik, pengungsian, serta rencana pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap).
"Baik kebutuhan logistik, pengungsian, bahkan rencana perbaikan huntara maupun huntap sudah dalam proses identifikasi," imbuhnya.
Di tengah penanganan tersebut, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Prabowo Subianto sekaligus menyatakan kesiapan Iran mengirim bantuan kemanusiaan dan medis bagi korban gempa NTT.
Turki juga menyampaikan duka mendalam dan solidaritas kepada Indonesia atas gempa di NTT.
Sementara itu, BNPB mencatat 68 orang meninggal dunia. Tidak ada lagi warga yang dilaporkan hilang, tetapi Basarnas masih siaga di tujuh kabupaten terdampak.(*)

Posting Komentar untuk "Iran hingga Turki Tawarkan Bantuan Gempa NTT,"