Angkatan Udara Republik Islam Iran resmi mengumumkan bahwa jenazah dari salah satu perwira penerbang terbaik mereka, Brigadir Jenderal Majid Kazemi, telah berhasil ditemukan dan diidentifikasi secara medis.
Berdasarkan rilis resmi dari Tasnim News Agency, kepastian mengenai gugurnya sang jenderal diperoleh setelah tim forensik merampungkan uji spesialisasi mendalam serta analisis kecocokan DNA pada sisa jasad yang dievakuasi dari dasar perairan Teluk Persia.
Pihak militer menegaskan bahwa upacara penghormatan terakhir tengah dipersiapkan di Teheran, seiring dengan proses pemulangan atau repatriasi jenazah yang dijadwalkan rampung dalam beberapa jam ke depan.Nama Brigjen Majid Kazemi mendadak menjadi sorotan global setelah dirinya terlibat langsung dalam misi serangan udara dramatis pada tanggal 2 Maret silam.
Kala itu, Kazemi memiloti salah satu dari dua jet tempur pengebom taktis jenis Su-24 yang nekat terbang menyusur permukaan laut pada ketinggian ekstrem 80 kaki demi mengelabui radar pertahanan musuh.
Misi berisiko tinggi tersebut dirancang khusus untuk membombardir pusat komando tentara Amerika Serikat di Pangkalan Udara Al Udeid serta kilang gas raksasa Ras Laffan di Qatar, sebagai bentuk pembalasan atas serangan aliansi Barat terhadap petinggi Teheran.
Namun, takdir berkata lain ketika armada jet tua era Soviet tersebut dicegat oleh skuadron jet tempur modern F-15QA Ababil milik Angkatan Udara Qatar di garis perbatasan perairan.
Lantaran mengabaikan seruan peringatan via radio, kedua jet tempur Iran itu langsung diklasifikasikan sebagai ancaman berbahaya dan dihantam rudal udara-ke-udara hingga meledak di atas laut.
Jatuhnya dua jet pengebom berawak ganda tersebut menyisakan pekerjaan rumah besar bagi otoritas militer Iran.
Selain mengurus kepulangan jasad Kazemi, komando armada udara Iran menyatakan bahwa gugus tugas penyelamat maritim saat ini masih disiagakan di area jatuhnya serpihan pesawat.
Mereka terus berkejaran dengan waktu guna melacak keberadaan tiga pilot serta kru Su-24MK lainnya yang hingga kini masih dinyatakan hilang di koridor perairan strategis tersebut.
Sumber Berita :
Tasnim News Agency / Middle East Eye / CNN Internationa

Posting Komentar untuk "Jenazah Jenderal Pilot SU-24 Orang Yang Ditembak Jatuh Qatar Akhirnya Ditemukan"