Media Duta,- Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan BBM di Kabupaten Bone, dan wilayah sekitarnya dalam kondisi aman dan terjaga.
Untuk mengantisipasi dinamika kebutuhan masyarakat serta menjaga kelancaran pelayanan di lembaga penyalur, Pertamina Patra Niaga telah menambahkan alokasi stok sekitar 10–15 persen dari rata-rata penyaluran harian normal.
Penambahan tersebut menjadi bagian dari langkah antisipatif menyusul pemberitaan mengenai antrean kendaraan yang terlihat di sejumlah SPBU, mulai dari Kecamatan Mare, Kabupaten Bone hingga beberapa titik sepanjang perjalanan menuju Kota Makassar.
Pertamina terus memantau perkembangan kondisi lapangan untuk memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai kebutuhan.
Monitoring dilakukan secara berkala terhadap stok, realisasi penyaluran, serta pola konsumsi di masing-masing wilayah. Evaluasi tersebut menjadi dasar dalam melakukan penyesuaian distribusi apabila terjadi perubahan kebutuhan atau peningkatan permintaan pada titik tertentu.
Di sisi pelayanan, Pertamina Patra Niaga juga memperkuat pengawasan terhadap proses penyaluran BBM di SPBU.
Transaksi BBM subsidi dipantau untuk memastikan pembelian berlangsung sesuai ketentuan, sekaligus mengantisipasi potensi penyalahgunaan, pembelian berulang, maupun aktivitas lain yang dapat mengganggu pemerataan akses BBM bagi masyarakat.
Pada SPBU yang mengalami peningkatan kepadatan, petugas marshalling turut diaktifkan untuk membantu mengatur arus kendaraan dan antrean.
Pengaturan dilakukan agar kendaraan tetap berada pada area yang aman, proses pengisian berlangsung tertib, serta antrean tidak mengganggu lalu lintas maupun aktivitas masyarakat di sekitar SPBU.
Pertamina Patra Niaga juga terus berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan pihak terkait untuk mengevaluasi kondisi penyaluran di lapangan.
Langkah tersebut dilakukan secara berkelanjutan agar distribusi BBM dapat menyesuaikan perkembangan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.(*)

Posting Komentar untuk "Pertamina Patra Tambah Alokasi BBM 10–15 Persen untuk Jaga Ketersediaan"