Eks Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno akhirnya buka suara usai menjalani pemeriksaan maraton selama enam jam di Bareskrim Polri.
Dalam pemeriksaan yang berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 17.00 WIB itu, Oegroseno dicecar 17 pertanyaan terkait dugaan korupsi hibah tanah Sepolwan dan pengadaan lahan Sespim Polri.
Kuasa hukum Oegroseno, Yasena, mengungkapkan bahwa meski hanya terdapat 17 poin pertanyaan, sebagian besar memiliki banyak subpertanyaan.
Komjen Pol (Purn) Drs. Oegroseno, S.H
"Dan isi daripada pemeriksaan itu poinnya cuma ada 17 pertanyaan, tapi ada satu pertanyaan isinya beranak. Ada yang lima, ada enam, ada delapan," kata Yasena.
Menurutnya, Oegroseno menjawab seluruh pertanyaan penyidik secara lugas saat memenuhi undangan klarifikasi dari Korps Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri.
Oegroseno tiba di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, dengan mengenakan seragan purnawirawan.
Dia juga didampingi sejumlah orang. "Ini baju purnawirawan. Karena peristiwa ini terjadi 2011 saya masih Kalemdiklat," ujarnya.

Posting Komentar untuk "Usai Diperiksa 6 Jam, Oegroseno Buka Suara! Akui Ditawari Rp1 Miliar usai Urus Lahan Polri"