Israel mendadak siaga usai pesawat Flydubai dari Dubai menuju Tel Aviv mengirimkan sinyal darurat saat melintas di atas Arab Saudi.
Pesawat tersebut membawa sekitar 180 penumpang, termasuk lebih dari 150 warga Israel yang hendak menuju Tel Aviv.
Situasi mulai memicu perhatian setelah pesawat mengirim kode 7700 melalui sistem transponder penerbangan.
Kode tersebut merupakan sinyal internasional yang digunakan pilot untuk menunjukkan adanya keadaan darurat.
Tak lama kemudian, kode penerbangan berubah menjadi 7500 yang menandakan dugaan pembajakan.
Perubahan kode itu membuat situasi semakin serius karena pesawat juga mulai mengubah arah penerbangannya.
Pesawat yang semula menuju Tel Aviv kemudian berputar dan dialihkan menuju wilayah Arab Saudi.
Pergerakan tersebut langsung mendapat perhatian dari pihak Israel karena menyangkut keselamatan ratusan penumpang.
Mengutip Times of Israel pada Rabu (30/9), dua jet tempur Angkatan Udara Israel kemudian dikerahkan untuk merespons situasi tersebut.
Pada saat yang sama, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz menggelar konsultasi keamanan darurat.
Kondisi semakin tegang setelah komunikasi dengan pesawat sempat dilaporkan terputus.
Pesawat tersebut bahkan sempat tidak muncul di sejumlah situs pelacakan penerbangan.
Namun, hingga tahap itu belum ada informasi yang memastikan bahwa pesawat benar-benar mengalami pembajakan.
Sumber keamanan Israel juga menegaskan belum ada informasi terkonfirmasi mengenai aksi pembajakan.
Pesawat kemudian diarahkan menuju Bandara Tabuk di Arab Saudi untuk melakukan pendaratan.
Pesawat Flydubai akhirnya berhasil mendarat dengan selamat dan seluruh penumpang dilaporkan berada dalam kondisi aman.
Setelah pesawat mendarat, dugaan pembajakan mulai dikesampingkan oleh pihak Israel.(*)

Posting Komentar untuk "Tengah Angkut 170 Warga Israel, Pesawat Flydubai"