Sulthani : Pesan Moral Kepada Penyelenggara Pemilu

Gerakan Pemilu Jujur, Adil dan Transfaran yang dikomandoi Dr.H.Sulthani, S.H.,M.H. dengan Jamaluddin, S.H. alias om Betel

Makassar Media Duta,- Hajatan demokrasi pemilihan umum legislatif dan pemilihan calon Presiden/calon Wakil Presiden RI periode tahun 2024-2029 terlaksana besok tanggal 14 Februari 2024

Dinamika politik amat terasa khususnya pemilihan calon presiden dan wakil presiden RI. Indikasi pemilu curang jadi polemik selama proses kampanye/sosialisasi.

Ketiga tim pasangan capres/cawapres saling intip, saling serang narasi perilaku curang. Namun yang paling banyak diduga melakukan kecurangan adalah pasangan nomor urut 2 karena Presiden pun terkesan ikut cawe – cawe diduga berpihak pada pasangan nomor 2, sehingga seolah memberi ruang instrumen negara/pemerintah lainnya untuk ikut mendukung pasangan nomor urut 2.

Tim pasangan nomor 3 pun selalu mengingatkan agar pemerintah tidak memihak dan harus netral.

Sementara pasangan nomor 1 adalah pasangan yang dinilai publik lebih taat asas pemilu jujur dan adil, dipandang tidak berpotensi melakukan kecurangan masif dan terstruktur karena tidak didukung penguasa dan tidak banyak pengusaha yang mendukungnya.

Tetapi kampanye Akbar di JIS membuktikan ternyata pasangan nomor 1 didukung arus deras keikhlasan rakyat hadir berjubel, berdesakan untuk memberi dukungan kepada pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).

Karena itulah Gerakan Pemilu Jujur, Adil dan Transfaran yang dikomandoi Dr.H.Sulthani, S.H.,M.H. dengan Jamaluddin, S.H. alias om Betel menyampaikan pesan moral kepada penyelenggara pemilu agar selamatkan demokrasi Indonesia yang bermartabat.

“jangan gadaikan harga diri, jadilah patriot penerus pejuang kemerdekaan NKRI, taati sumpah jabatan, jauhi pelacuran politik dengan membiarkan kecurangan, dan tegakkan hukum demi Pemilu/PilPres yang legal dan bermartabat,” Tegas Sulthani pemerhati Hukum, Politik dan Demokrasi. (**)

Posting Komentar untuk "Sulthani : Pesan Moral Kepada Penyelenggara Pemilu"